IPDN STPDN SUX THE GOBLOK BY DEFAULT

Linksys router

Judul yang di post dikampung, setidaknya mewakili kekesalan yang diakibatkan oleh bobrok dan tidak becusnya sebuah lembaga pendidikan negara dan ketidakmampuannya mencerminkan seseorang yang nantinya akan dididik menjadi seorang aparat negara.
doh.. indonesia..

Banner by Ronny


About Me My Self

Hanya seseorang yang belajar untuk mencari sesuatu yang mungkin akan menjadikannya sesuatu yang akan berguna untuk suatu hari nanti.

09. April 2007 by Me My Self
Categories: All Life | Tags: , , , | 47 comments

Comments (47)

  1. sebelum menjadi Aparat mereka belajar menjadi seorang Keparat *koq nggak kapok kapok yoo …. dongkol nec jadinya*

  2. masihkah para pemimpin di negeri tercinta ini,
    tetap mempertahankan sistem pendidikan di IPDN.
    tapi ya nggak pa-pa kalau tetap dipertahankan, lumayan bagi yang pingin jadi centheng yang sangar dan kejam
    masuk aja IPDN.
    dijamin pasti ok..
    yang penting jangan pake tuh uang rakyat untuk membiayai IPDN.
    selamat deh buat para petinggi IPDN.
    dengan cemerlangnya meluluskan siswanya ke alam akhirat.
    moga kedepannya akan lebih cemerlang lagi.

  3. hhmmm….
    benCii dan muaK wakTu meLihat siaran di TV yang menaYangkan adEgan2 kekeRasan denGan daLih buaT meLatih kedisipLinan…

    kedisipLinan my ass !!!

    panTes mentaL apaRat2 negaRa sekaRang begitu bobRok….gakh heraN kaLau bertaHun2 mereKa didiDik denGan gaya kriMinaL,,

    keLuar2 jadi preMan berseRagam yang keRjanya menyiKsa rakyaT,,

    suDah…bubaRkan sajah….
    daRipada berLarut Larut nanTinya,,,

  4. Entah apa yang ada dipikiran para aparat pemerintah kita, mungkin betul kata Kolumnis Budhiarto Shambazy bahwa kita adalan “Insane Society“, masyarakat tak waras, yang pandai memutarbalikkan kebodohan menjadi kecerdasan, kekerasan menjadi disiplin, dan kebenaran menjadi sampah, sementara kebohongan menjadi barang manis….

    Luar biasa, para praja yang menjadi TERPIDANA pembunuhan Praja STPDN Wahyu Hidayat di tahun 2003 itu rupanya belum pernah me’nikmati’ eksekusi dari pengadilan, walau proses hukum mereka sudah selesai sejak 2005 lalu yang menghasilkan keputusan pengadilan Tinggi Bandung; masing2 (HANYA) 10 bulan penjara . Bahkan Mahkamah Agung sudah menolak kasasi yang mereka ajukan. Tapi BERUNTUNGLAH praja-praja pembunuh itu, status sosialnya membuat mereka diBOLEHKAN untuk menyelesaikan study di STPDN, walau dulu secara seremonial dinyatakan DIPECAT dari pendidikan. Bahkan mereka dijadikan PNS di lingkungan Pemerintahan Kota Bandung dan Sumedang. Mereka JAUH lebih BERUNTUNG dari maling ayam, maling motor, koruptor teri, dll yang langsung diBUI ketika mulai diadili, dan hukumannya bisa lebih dari SETAHUN!!.

    Empat dari terpidana itu; Bangun Robinson, Bennarekha Fibrianto, Oktaviano Santoso, dan hendi Setiadi menikmati indahnya menjadi PNS di Pemkot Bandung. Terus dua lainnya menjadi pegawai Pemda Sumedang. Enak nian, sudah membunuh praja, dipecat, diadili, divonis, tapi bisa kembali kuliah, diangkat jadi PNS dan melupakan ‘kejahatan’ nya di tahun 2003 ketika dengan arogannya membantai Wahyu Hidayat!

    Memang insitusi sombong itu perlu dibubarkan, senasib dengan rektornya yang dinon aktifkan. Beberapa pemerintah daerah seperti beberapa kabupaten di Prop Kaltim juga sudah bertekad untuk MENOLAK lulusan IPDN itu, terkait budaya kekerasan yang dipraktekkan. Daerah lain seperti Papua mengajukan untuk memiliki sistem dan sekolah IPDN sendiri. Jawa tengah sudah keberatan untuk membiayai IPDN.

    Seperti kata Tosari Wijaya, anggota DPR dari FPPP, IPDN hanya menghasilkan Drakula yang berseragam. Sadis.

    Thread detik.com beritanya:
    – Aneh, 8 penganiaya Wahyu Hidayat belum dieksekusi
    – 4 Penganiaya Praja Wahyu Hidayat bekerja di Pemkot Bandung
    – 2 Penganiaya Praja Wahyu Hidayat bekerja di Pemda Sumeda

  5. pokoknya yang melakukan kekerasan di IPDN, STPDN, STTD Ndeso… Katro

  6. IPDN ADALAH SARANG PELACUR DAN MUCIKARI YANG DI DIDIK DENGAN UANG NEGARA (RAKYAT), DISAMPING TEMPAT PEMBANTAIAN ALA PREMAN.

  7. Cuma ada satu opsi buat IPDN: bubarkan saja sekolah ini!
    Mau gimana lagi, mahasiswa, pengasuh, dosen semua bungkam, tak mau omong soal kekerasan, penganiayaan, pemerasan dan pembunuhan di kampus mereka.

  8. Institut
    Petinju
    Dalam
    Negeri

    Ga penting sekolah di IPDN, ngapain!!!
    aekolah para anak pejabat, yang semenjak SD sudah ti tabung di kantor bapaknya, agar kerja jadi Pejabat pula.
    muke gile lo..
    jadi unsur bales dendam dari pada saingannya nanti akan jadi pewaris kursi bapaknya.
    persetan dengan kalian semua, memangnya negara ini milik pegawai/pejabat busuk seperti IPDN semua. Bunuh saja semua dosen dan stafnya, agar masalah tuntas sampai akar-akarnya.
    fuck this, fuck that, fucking all the fuck otu.. fucking brat…..

  9. Saya agak alergi nonton TV tapi berita mengenai STPDN begitu besar gaungnya sampai sampai, tanpa nonton TV atau baca koran/majalah/tabloid sampai juga ke telinga saya lewat pembantu saya (terimakasih Mbak Kas yang selalu memberi saya berita hangat setiap pagi di meja makan). Saya hanya ingin mengucapkan bela sungkawa yg sedalam dalam nya atas wafatnya PARA siswa STPDN dari tahun ke tahun. (saya ingin sekali ada kontak langsung dengan para keluarga almarhum. Email saya kalau berkenan di [email protected]).Pak SBY, apa komentar bapak mengenai TRAGEDI di ‘sekolah’ para calon pejabat ini ? Kadang muncul pikiran Konyol saya kenapa tidak di TITIPKAN saja di AKABRI untuk proses pendisiplinan (di AKABRI belum pernah ada yg meninggal karena ini kan ?). SRS

  10. Cek Galak Tenan ngene rek 😀

  11. Pembubaran aja nggak cukup, ya budaya kekerasan itu justru yang harus dibina[sakan], mixing education & violence has never worked…

  12. Wahhhhhhhhh,,, IPDN makin hari makin merajalela masalahnaaaaaaaaaaaaaaaaa,,,kapan hal itu kan berakhirrrrrrrrrrrrrr,,,kasian indonesia semakin terpuruk,,,,,,,,, pendidikannnnnn yang bergengsi tapi didalamnya penuh dengan kebobrokannnnnnnnnn,,,,,,,,,,yang semakin bobrok. kampus yang Megahhhhhhhhhh,teRnyataaaaaaaaa tak semeGah isinyaaaaaaaaaaaaaa…………,,,,,,, MMMMMMMMengaPa??????????????????????

    jawabanyaaaaaaaa???????????

    sampai kapannnnnn?????????

  13. THAT’S TRUE COMMENT & FACT..
    GW BERUNTUNG BISA KELUAR DARI SITU..
    BANYAK TMN QWG KELUAR DIANTERIN MOBIL JENAZAH..
    DASAR IPDN BRENGSEK!!!

  14. itulah bentuk dari pemerintahan kita…ketika sebuah lembaga pendidikan tidak lagi berjalan sebagaimana semestinya…
    praja digaji oleh pemerintah dengan uang rakyat
    praja di fasilitasi sekolah nya oleh uang rakyat..
    tapi kenapa sikap nya tidak mencerminkan rakyat..
    mereka tidak lebih baik dari seekor pecundan…
    knp para praja hanya brani dikampusw???
    kenapa tidak jadi debt collector AJA???
    kan tingkah nya udah bak seorang algojo…
    yang kehilangan induk karna dibiayai masyarakat!!!!

  15. NGENTOTTT!! IPDN/STPDN!! LOE SEKOLAH BELAJAR GRATIS YG BAYAR GUEEE!! PAKE PAJAK GUEEE!! ANJING LOE SEMUA… SEENAK PANTAT LOE GEBUGIN ANAK ORG… UDAH SUKUR LOE BISA SEKOLAH GRATIS PAKE PAJAK GUEE… ANJJEEENGGG!! TAEEE LOE SEMUANYA!!

  16. Haiiii….para praja yang beriman jadilah aparat yang dapat mengayomi masyarakat, bukannya jadi keparat yang hanya meresahkan rakyat

  17. IPDN (Institud PENDERITAAN Dalam Negri) !!!!
    nu penting mah kieu nya, saur akang mah, upami IPDN teh bener2 ngaruksak, ngabahayakeun, naha teu ditutup wae, masih banyak PT lain dengan disiplin ilmu yang sama terbukti memiliki kualitas yang lebih baik dari ES TE PE DE EN………eh IPDN cnah,,,,fakta lain menunjukan, bahwa lulusan IPDN tidak memiliki kompetensi yang nyata ketika sudah gawe mah….belegug kabehhhhh,,,,masuk kerjanya karena mereka memiliki abang-abangnya,,,ah pokoknamah kitu we lah………….
    Ceuk urangmah IPDN tos ngalewihan tina pelatihan Militer!!wong militer sekarang nurutan SIPIL !!! so..klo mo disiplin GAK PERLU PAKE KEKERASAN TAPI Pake KETEGASAN….klo gak MO DI Julukin Lagi Institud Preman Dalam Negri!!!cag ah…
    SO….rekan2 ku….harus lebih baek lah bersikap dan perilaku teh….masa kalah ma mahasiswa biasa…
    MALU DONK……..oKEH……….

  18. IPDN
    wah ditutup aja tu,,, saran aja siii ..renewable system getoooh
    ga manusiawi bgt.. seandainya aku or sodara , tmen aku,, wah,, aku suruh keluar pasti! masak cuma mo jadi pegawe pemerintah kudu dianiaya kyk gtu…

  19. saya seorang siswa SMP kelas IX,setelah lulus SMA saya ingin masuk IPDN syarat syaratnya apa aja?, karena sekolah di IPDN bisa jadi PNS dan mencari pekerjaan itu gampang,tolong di jawab?trims

  20. wkkkk goblox by default…
    saya juga mau masuk IPDN tapi mau belajar santet dulu ahhhh sama ilmu kebal… wkkkk (Klenik mode on) yg kayak gue pasti diterima di IPDN, gak perlu otak khan masuk sono wkkkk

  21. apa yang menyebabkan STPDN berubah menjadi sekolah penyiksaan yang begitu sadis.teima kasih

  22. ih STPD
    Sekolah
    Tinggi
    Pelecehan
    Negeri

    iya tuh
    masak sekolahnya pegawai pemerintah dilecehkan di negeri sendiri. Gila abizzzzzzzzzz
    moga2 ja Yang Kuasa masih mau menerima kesalahannya agar di Masukin Ke NEraka Sekalian
    So, RUBAH dong sistimnya jangan namanya saja
    klo nama semuanya bisa berubah
    tapi klo sistemnya ga berubah sama juga dengan boong
    masa pejabat diajarin boong. makanya sekarang banyak pejabat yang boong.
    sudah sekolahnya gratis pake pajak gue, trus klo jadi pejabat gue diboongi lagi pake korupsi

  23. low smuwa gakan prnah taw kehidupan kami (praja),mulai dari tes masuk ampe lu2s,smua ditempuhy pake mental keraazzzz n banyak tahapan……tp gw pesimis kalo kul di tmpat laen yang notabene tes masuknya bisa lulus cuma ngitung kancing doank…….hahahahahaha,,,,,,,,banci low smuwa!!!!!!!

  24. Sebenarnya siapa yg mau sih di hajar abis2an gitu??
    cm org bodoh yg mau di hajar ampe elek gt..
    yg salah tu senior yg pertama kali buat aturan gitu. aq rasa bkn cm di ipdn aja yg punya sistem gt. tp perkuliahan pun jg gitu. malahan skrng anak2 sd dah banyak yg ngejalani sistem premanisme. udalah jgn suka kali ngurusin masalah org. jgn2 klian yg kasi comment ke sini jg prnah ngalkuin hal yg sama. dari pada kita ngurusin, caci maki ipdn, mnding kita mulai dr diri sendiri aja. supaya ni gk ke ulang lg.

  25. STPDN IS THE BEST

  26. Yang pernah hidup dan jadi praja yang lebih tahu apa arti pembinaan dan kehidupan kesatriaan di kasatriaan STPDN/IPDN, makanya namanya bukan “KAMPUS” tapi “KSATRIAAN” tempat para satria-satria pilihan Bangsa Indonesia.

  27. stpdn top banget,
    salam buat 012 di seluruh indonesia

  28. spirit de corp’s
    indah untuk dikenang
    hal terindah dalam hidup saya saat masuk STPDN

  29. STPDN gak semuanya jelek….jangan liat jelek2nya aja

  30. SCTV boleh aja buat berita begini begitu mengenai STPDN. khan kebebasan pers. era demokrasi. alangkah baiknya sctv jangan cuma menyoroti yang jelek2 aja. STPDN is the best
    aku rindu kenangan waktu stpdn
    gak semuanya kok ada pukul2nya

  31. hehehe STPDN….
    setidaknya saya gak bikin keributan di kampung, gak pake narkoba, gak minum alkohol, ga ngerokok, gak suka mainin cewek, gak bodo – bodo amat, dan tetap sehat wal afiat setelah lulus dari STPDN…
    hehehe….

  32. sekarang pada rame mahasiswa tawuran, pake batu, parang..malah di luar jawa ada yang pake panah segala. kalo mau jujur seh tidak hanya di stpdn aja, neh kayaknya dah tanda2 mo kiamat negara kita. ato indonesia kalo ingin kuat lagi persatuannya harus nunggu dijajah negara laen..lagi..dan lagi

  33. STPDN sekolah paling top dinegeriku Indonesia……….
    apapun yang dilakukan disana selalu jd sorotan, kayak selebritis aja……hehe…
    Hanya orang iri yang jelek2in STPDN…….
    STPDN OK bgt………Top Abis Dah….
    Bravo STPDN……..

  34. Hanya org yg terpilih & bermental yg bs sekolah di STPDN……… Kan calon pemimpin……
    Jgn sirik dech loe semua Ha….ha……..ha

  35. STPDN mang Skolah plg Top dinegeriku INDONESIA.
    Semua yang dilakukan & terjadi disana jadi sorotan……kyak selebritis aja……hehe
    Top abis dah……STPDN OK bgt…….
    Bravo STPDN

  36. stpdn oke

  37. Yg tidak tahu kehidupan sebenarx ksatrian stpdn tlg jgn byk komentar. Msh banyak sisi yg membuat kami merindukan stpdn tercinta. Apapun nomenklaturx,tetap sekolah pamong praja. Banyak purna berkualitas dihasilkan dr kawah candradimuka stpdn. VIVA STPDN

  38. Ah pada sok tau lo semua!!!! cuma bisa tulas tulis aja

  39. hei…..
    apapun yang d’katakan orng tentang ipdn/iip ngax penting karena merreka cuma liat dari luarnta aj….

  40. STPDN IS THE BEST…

  41. luar nya aja bejat apalagi dalamnya mungkin lebih maksiat.lihat tu cewek yang lulusan dr papua yang dengan gagah nya mengumbar tubuh montoknya(itu kerjaannya)sadar2 anda sudah hbs bayar berapa juta anda masuk STPDN.STPDN adlh tempat percetakan prostitusi yg bejat yg patut dihapus di bumi tercinta. baju aja yg bagus otak NOl pikiran SEX, begitu kok mau jd pemimpin!! cenge…… ng

  42. STPDN/IPDN,,,ga sekeras yang d bayangkan,,,meskipun saya bukan anak sana,,tapi saya lihat ada sisi baiknya dr mereka,,meskipun ada beberapa oknum yang buat jd adanya pemberitaan,,tapi menurut saya di kampus lainpun sama saja hanya karena di lembaga ini ada nama yang bisa jd bahan berita to menarik pers untuk di publikasikan kepada masyarakat….

    jangan dituitup IPDN maju terus,,masih banyak yg harus d bangun dalam negeri ini,,buktikan bahwa lembaga ini adalah memiliki prestasi yg lebih baik..untuk pers/pembuiru berita,,,tolong di liput yg positive di dalam lembaga ini,,masih banyak yg harus di espose to jual berita tanpa harus sisi negative dalam kampus ini,,

  43. kira kira brapa UANG yang harus disiapkkan untuk menjadi seorang PRAJA ???????????????????????

  44. Yah siapapun yg melakukan kekerasan cobalah untuk mengingat org yg kt cintai..
    Gmn perasaan kt kalo org yg kt cintai tsb mengalami kekerasan..

    Anak2 IPDN BANGSAT ini kok pd bangga ya melakukan kekerasan?
    Potong aja KONTOL LU semua biar jd banci!

  45. Anak2 yg menjelek-jelekkan dalam komen ini dikategorikan gk punya mental. Kalaupun ada mentalnya tempe, mental kerupuk lagi mental cengeng. Tidak punya tata krama dalam bicara. Apalagi sopan santun. Kata2 yg d tuliskan tidak mencerminkan orang yg terpelajar. Tks

Leave a Reply

Required fields are marked *