Save Nature, Save World, Save Buyan

Begitulah slogan yang diusung oleh rekan-rekan bali outbound community untuk mengekspresikan bentuk kepedulian terhadap kejadian yang terjadi akhir-akhir ini pada danau buyan.
seperti kita ketahui bahwa ada rencana oleh pihak investor untuk membikin panggung terbuka dan sedikit wacana yang memungkinkan untuk ekploitasi alam disekitar danau buyan.

Dengan pertimbangan tersebut, rekan-rekan yang tergabung dalam wadah BOC turut serta menyuarakan tentang arti pentingnya lingkungan dengan tidak mengekploitasi alam terutama danau buyan dengan melakukan berkemah disekitaran danau buyan.

Kemah tersebut diawali dengan persiapan yang dilakukan empat hari sebelum keberangkatan dengan berkumpul ditempat komandan sidartha. Dan dilanjutkan dengan persiapan pengumpulan tenda, peralatan penunjang kemah, serta pembuatan spanduk kampanye yang dilakukan dimarkas Bali Orange pada malam hari sebelum keberangkatan.

Diriku berangkat dengan kloter pertama yang membawa perlengkapan dan bertugas sebagai screening area dan tempat untuk berkemah, selain itu juga yang bertugas mendirikan tenda.
Bersama Arie,Viar,Onon,Berry dan Lia kami sampai dilokasi diiringi dengan gerimis yang cukup membikin jaket basah dan dilanjutkan dengan pemilihan lokasi yang tepat.
Berselang beberapa menit ketika kami sampai lokasi, komandan sidar datang dengan tunggangannya. Dan kamipun mulai membuka perlengkapan dan memasang tenda.

Menjelang senja, rombongan andri,irvant, dan beberapa rekan yang lain berdatangan dan selanjutnya ditutup oleh ratna dan pondal dengan datang paling terakhir diantara rekan yang lain.

Acara malam dilalui dengan menyalakan api unggun dan disertai dengan beryanyi bersama, bercanda, merenung, dan dilanjutkan dengan makan malam yang maknyus bikinan komandan yaitu ayam betutu dan sambel yang super pedas.. :D.
Menikmati malam ditengah rimbunnya hutan menurutku adalah suatu kenikmatan tersendiri. Bagaimana alam menyediakan tempat dan area yang tidak terbatas menjadikan kita sebagai manusia akan menjadi kerdil dan menjadi tidak seberapa didalam perbandingan antara luas dan area yang dapat dijangkau oleh manusia. Mau seberapa kita mencari dan mendapatkannya, bagian itulah yang akan menjadi dan perlu diolah dengan bijak dan tanpa emosi yang tentunya tidak akan memicu terjadinya keserakahan.

Berlanjut dengan acara camping di buyan, pagi hari kita sudah dihinggapi dengan udara dingin yang lumayan menusuk dan mengharuskan kita bergeser untukmendekati api unggun yang masih menyala. Setelah melakukan aktifitas pagi hari (mandi,berendam,dll..), kamipun mulai merapikan tempat untuk menuju ke tempat dimana kami akan menggelar penolakan exploitasi danau buyan.

Dengan semangat membara kami melewati jalan-jalan lumpur yang merintangi sepanjang jalan kearah buyan2. Kurang lebih perjalanan 10 menit, kamipun sampai dan mulai melakukan aksi.

Spanduk kampanye STOP EKPLOITASI ALAM dan SAVE NATURE, SAVE WORLD, SAVE BUYAN dibentangkan. Orasi dan bentuk protes pun diluncurkan.
Ditambah dengan kedatangan sesepuh BaliBlogger (Anton&Gus Tulank) yang datang pas aksi berlangsung, aksi ini sungguh lengkap . Dan dengan melakukan aksi tersebut, kamipun turut menolak bentuk-bentuk investasi yang mengekploitasi alam.
Meskipun sehari sebelumnya ada kabar bahwa gubernur bali sudah menolak, kamipun tetap menjalankan aksi dan akan terus mengingatkan bahwa alam bukan untuk dirusak dan dijadikan lahan penghasil uang tanpa peduli dengan lingkungan.

Bagaimanapun juga, bentuk kepedulian adalah yang utama. Semoga Aksi kami bermanfaat.

About Me My Self

Hanya seseorang yang belajar untuk mencari sesuatu yang mungkin akan menjadikannya sesuatu yang akan berguna untuk suatu hari nanti.

04. February 2009 by Me My Self
Categories: Baliku | Tags: , , , | 3 comments

Comments (3)

  1. save nature, save ourself …

    hidup ONON !!!!! lohhhh *ngeloyor*

    Arie’s last blog post..Gowes to Waterblow

  2. Pertamaaa..K0k jarang update b0s?

  3. Seger banget ..pemandangannya 🙂

    Diah’s last blog post..Keyword Partai Gerindra

Leave a Reply

Required fields are marked *