<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>I Md Yanuarta DPY &#187; All Life</title>
	<atom:link href="http://yanuar.kutakutik.or.id/category/all-life/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yanuar.kutakutik.or.id</link>
	<description>My Place to start the World..!!!</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Dec 2011 08:05:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Berbagi Kasih di Hari Penuh Cinta</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/berbagi-kasih-di-hari-penuh-cinta/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/berbagi-kasih-di-hari-penuh-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Feb 2011 04:41:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[All Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/berbagi-kasih-di-hari-penuh-cinta/</guid>
		<description><![CDATA[Di berbagai belahan dunia, seluruh umat manusia bersuka cita merayakan suasana kasih sayang di hari Valentine yang jatuh setiap tanggal 14 Februari. Tak terkecuali di Indonesia, banyak orang turut menyambut gembira datangnya hari kasih sayang ini meskipun sebenarnya mereka tidak mengerti apa itu hari kasih sayang dan mengapa kita harus merayakannya. Rasa kasih itu bersifat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yanuar.kutakutik.or.id/wp-content/uploads/2011/02/invitationWeAreFamily1.jpg"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="invitationWeAreFamily1" border="0" alt="invitationWeAreFamily1" src="http://yanuar.kutakutik.or.id/wp-content/uploads/2011/02/invitationWeAreFamily1_thumb.jpg" width="239" height="260" /></a></p>
<p align="justify">Di berbagai belahan dunia, seluruh umat manusia bersuka cita merayakan suasana kasih sayang di hari Valentine yang jatuh setiap tanggal 14 Februari. Tak terkecuali di Indonesia, banyak orang turut menyambut gembira datangnya hari kasih sayang ini meskipun sebenarnya mereka tidak mengerti apa itu hari kasih sayang dan mengapa kita harus merayakannya.   <br />Rasa kasih itu bersifat universal, berlaku untuk semua orang tanpa memandang ras, suku, agama ataupun kelas – kelas yang berlaku di masyarakat umum. Semua orang berhak untuk dikasihi dan mengasihi. Luangkan lah waktu kita untuk sejenak mengasihi orang – orang yang tidak seberuntung kita.</p>
<p><strong>BENTUK ACARA</strong>    <br />Berangkat dari pemikiran yang sederhana, kami ingin mengajak anda untuk sejenak meluangkan waktu dan berbagi kasih kepada anak – anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari sebuah keluarga yang utuh walau hanya untuk satu hari saja.    <br />Kami akan menyediakan sekitar 40 anak yang berusia antara 4 – 17 tahun untuk anda ajak menjadi bagian dari keluarga anda dalam waktu satu hari dan melakukan kegiatan seperti layaknya sebuah keluarga menghabiskan masa rekreasi bersama – sama.</p>
<p><strong>Tanggal : 13 Febuari 2011     <br />Waktu : 08.00 WITA – selesai      <br />Tempat : Bali Outbound Farm &amp; Stay (Bedugul)</strong></p>
<p><strong>KEGIATAN</strong>    <br />Masing – masing anak akan dicarikan “orang tua untuk sehari” dan dalam acara ini orang tua asuh akan bersama-sama dengan “anak asuhnya” menikmati kesenangan dan keceriaan di alam bebas yang dikemas dalam sebuah Fun Games yang sebelumnya sudah dipersiapkan oleh pihak panitia.</p>
<p><strong>PERSYARATAN ORANG TUA</strong>    <br />Kami selaku panitia sangat berharap agar tujuan mulia dari pelaksanaan kegiatan amal ini tidak dinodai dengan hal – hal yang merugikan bagi semua pihak, maka dari itu kami menetapkan beberapa persyaratan bagi anda yang berminat menjadi Orang tua asuh untuk sehari. Persyaratan ini tidak bisa di ganggu gugat demi kelancaran pelaksanaan acara ini. Beberapa persyaratan nya antara lain:</p>
<ol>
<li>Berdomisili di Bali </li>
<li>Memiliki Pekerjaan tetap atau jenis usaha yang memiliki lokasi permanen </li>
<li>Tidak memiliki catatan kejahatan </li>
<li>Tempat tinggal yang jelas </li>
<li>Bertanggung jawab atas keselamatan &amp; kesejahteraan anak selama berlangsungnya acara </li>
<li>Membayar <strong>biaya pendaftaran sebesar Rp. 300.000,-</strong> untuk: </li>
</ol>
<ul>
<li>1 orang tua/kakak asuh </li>
<li>1 anak panti asuhan </li>
<li>2 pax Fun Games </li>
<li>2 pax makan siang </li>
</ul>
<p><strong>PENYELENGGARA</strong>    <br />Bali Outbound Community    <br />JP Production    <br />Didukung oleh Bali Outbound Farm &amp; Stay</p>
<p>contact person: Viar (081236100147) | Didi (081338393939) | email: admin@balioutbound.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/berbagi-kasih-di-hari-penuh-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>86</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Day of Silence</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/day-of-silence/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/day-of-silence/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 05:48:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[All Life]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[hindhu]]></category>
		<category><![CDATA[nyepi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/?p=447</guid>
		<description><![CDATA[Selamat Tahun Baru Caka 1932]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: center;"><a title="View 'hari raya nyepi' on Flickr.com" href="http://www.flickr.com/photos/68801626@N00/4433729271"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2753/4433729271_d1effa517a.jpg" border="0" alt="hari raya nyepi" width="333" height="500" /></a></div>
<p style="text-align: center;">Selamat Tahun Baru Caka 1932</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/day-of-silence/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keberagaman</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/keberagaman/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/keberagaman/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 06:30:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[All Life]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga keberagaman belajar manusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Acara nonton tv ketika kami didudukan bersama didepan sebuah layar yang menyuguhkan adegan perang-perangan dan kekerasan yang berlandaskan RAS tertentu, bakal dipastikan akan muncul mimik muka yang tersenyum atau malah tertawa. begitulah yang terjadi ketika kami dalam satu rumah munggil sedang bersantai melihat tv keluarga yang menyuguhkan adegan-adegan seperti diatas. rumah munggil kami hanyalah gubuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Acara nonton tv ketika kami didudukan bersama didepan sebuah layar yang menyuguhkan adegan perang-perangan dan kekerasan yang berlandaskan RAS tertentu, bakal dipastikan akan muncul mimik muka yang tersenyum atau malah tertawa. begitulah yang terjadi ketika kami dalam satu rumah munggil sedang bersantai melihat tv keluarga yang menyuguhkan adegan-adegan seperti diatas.</p>
<p><img src="http://yanuar.kutakutik.or.id/wp-content/uploads/2010/02/F697E863-11D3-469B-B3B2-A8D6CFC6EA68.jpg" border="1" alt="keberagaman" width="540" height="327" align="right" />rumah munggil kami hanyalah gubuk yang dengan keyakinan kesederhaan dan kebersamaan, kami bisa membangun suatu kelompok yang saling berbagi dalam lingkungan keluarga. untuk sebagian orang, rumah kami sering disebut-sebut sebagai rumah yang campur aduk dalam berbagai urusan. termasuk didalam hal urusan mendasar manusia yaitu agama. entah kenapa oleh kedua orang tua kami, dari kecil kami dididik untuk mengenal bagaimana menghargai dan menjunjung tinggi hak orang perorang dalam wilayahnya masing-masing.</p>
<p>ternyata ketika saya sadari bahwa dalam hal prinsip, setiap orang mempunyai tanggung jawab sendiri-sendiri. entah dengan siapa orang tersebut akan menyerahkan tanggung jawabnya, yang pasti, orang lain tentu tidak akan turut campur dalam hal tersebut.<br />
dan disitulah dalam ranah kekeluargaan, orang tua kami tidak pernah memaksa untuk mengikuti suatu ikhwal tertentu dari suatu ajaran tingkah laku yang dituangkan dalam ajaran agama.</p>
<p>kami dari kecil diperbolehkan untuk memilih sesuai nurani kami. kebebasan yang sebebas-bebasnya seperti cerita dari adik-adik menurut orang tua kami. mereka bermain bersama teman-temannya, dan pada suatu kondisi menjelang sore. teman-temannya tersebut membubarkan diri satu persatu. ceritanya mereka mencari tahu kenapa mereka pada pulang menjelang mahgrib. dan ikutlah mereka bersama temannya yang ternyata mereka bertujuan untuk ke mushola untuk mengaji.<br />
dilain tempat, ibu sudah khawatir dengan kedua putra putrinya yang belum juga pulang dari main ketika malam semakin gelap.<br />
selepas mengikuti teman-temannya untuk beraktifitas di mushola, dua orang ceria ini berlarian masuk kedalam rumah dengan masing-masing satu permintaan. yang satu minta sajadah dan kopiah, yang satunya lagi berharap dibelikan rukok dan sajadah. sedangkan ekpresi bapak-ibu melihat kedua anaknya yang merengek-rengek minta sesuatu tersebut hanya mengiyakan.<br />
ternyata setelah mereka berdua makan, bapak dengan dandanan rapi sudah duduk diatas motor untuk berangkat membelikan keperluan yang mereka minta.</p>
<p>kehangatan bagaimana kami berbagi juga tercermin dari bagaimana kami merayakan hari raya masing-masing. ketika musim lebaran tiba, kedua orang tua kami sudah pasti membelikan semua anak-anaknya baju baru. tanpa membedakan siapa yang merayakan, kami sekeluarga akan berkumpul dan bersama-sama merayakan lebaran.<br />
begitu juga ketika hari raya galungan atau kuningan. dengan sabarnya ibu akan membantu bagaimana kami memakai selendang dan baju beserta mempersiapkan perlengkapan ke pura.<br />
terkadang kami bersama-sama berangkat dan diakhiri dengan menonton drama gong khas bali yang selalu ada di setiap perayaan hari raya di pura blambangan yang jaraknya tidak begitu jauh dari rumah kami.</p>
<p>dan untuk saat ini, hanya kebersamaan dan kebahagiaan yang selalu kami jaga. keberagaman membuat kami saling belajar bagaimana kami bertanggung jawab terhadap diri kami sendiri dan nilai tersebut malah semakin membuat bagaimana kami mengerti akan esensi ajaran tingkah laku yang dituangkan dalam ajaran kitab suci.<br />
Selamat belajar kawan..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/keberagaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bali Food Festival di Kuta Karnival 2009</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/bali-food-festival-di-kuta-karnival-2009/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/bali-food-festival-di-kuta-karnival-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 05:51:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[All Life]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[kuta]]></category>
		<category><![CDATA[kuta karnival]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/bali-food-festival-di-kuta-karnival-2009/</guid>
		<description><![CDATA[seperti tahun lalu, akhir pekan kemarin ada perhelatan acara yang dilaksanakan di salah satu icon bali yaitu kuta. nama event yang selalu digelar menjadi event rutin tahunan ini disebut kuta karnival. tahun ini dengan bertemakan a celebration of life, kuta karnival menggusung beberapa acara yang lumayan padat menurut brosur yang diriku dapat di hari pertama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>seperti tahun lalu, akhir pekan kemarin ada perhelatan acara yang dilaksanakan di salah satu icon bali yaitu kuta. nama event yang selalu digelar menjadi event rutin tahunan ini disebut kuta karnival.</p>
<p>tahun ini dengan bertemakan <em>a celebration of life</em>, kuta karnival menggusung beberapa acara yang lumayan padat menurut brosur yang diriku dapat di hari pertama mengunjunginya.<br />
dengan ditemani <a href="http://kotakotak.net" target="_blank">gus tulank</a> dan <a title="Sang Istri" href="http://sweetrabbit.wordpress.com" target="_blank">arie</a>, hari pertama digelar acara ini menurut pendapatku bakal tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun kemarin.<br />
hal tersebut beralasan dengan adanya satu panggung besar di pinggir pantai dan beberapa stand yang memajang beberapa aneka produk, kesan monoton sangat terasa dengan adanya sebuah stand yang memajang salah satu produk otomotif disana. tahun lalu berkunjung ke KK juga ketemu stand ini, setelah itu dilanjut dengan melihat-lihat produk sehabis itu pulang.<br />
trus apa dong yang dilihat kuta karnival.?</p>
<p>Panduan Acara<br />
disetiap event kuta karnival, selalu ada both panitia yang menyediakan informasi bagaimana dan apa acara-acara yang berlangsung dievent tersebut. jadi, sebelum berjalan-jalan dengan resiko bosan karena menggelilingi tempat acara yang itu-itu saja, lebih baik kita memegang official program book yang sudah disediakan dan kita tahu acara apa yang akan digelar oleh panitia.<br />
pengalaman kemarin ketika datang di hari pertama kuta karnival dan berharap agar melihat sesuatu event, ternyata hanya mendapati stand yang beberapa diantaranya masih kosong. iseng-iseng mengambil program book di stand panitia, ternyata ada opening ceremony dengan pelepasan anak penyu dan berenang untuk kedamaian. setelah itu dilanjut dengan adanya festival layang-layang.<br />
wahh&#8230; ternyata diriku telat datang.. <img src='http://yanuar.kutakutik.or.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' />.</p>
<p><a title="Area Food Festival Shooted by Riri" href="http://duniariri.blogspot.com/" target="_blank"><img style="margin: 0px 0px 5px 5px; display: inline" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs268.snc1/9525_139801358471_706453471_2667030_5384627_n.jpg" alt="" width="343" height="225" align="right" /></a> dilain tempat dan waktu, ada kegiatan yang menurutku paling ditunggu oleh rekan-rekan penikmat kuta karnival. kegiatan acara tersebut adalah bali food festival.<br />
di festival makanan bali ini, orang akan disuguhkan dengan berbagai macam jenis makanan. dari makanan yang murah sampai yang termahal ada di area food festival ini.<br />
terdiri dari stand-stand yang memanjang di area pantai legian, pengunjung akan melihat ragam jenis makanan yang menurut pendapatku sayang banget. karena acara yang berjudul bali food tersebut hanya menjajakan makanan-makanan yang menurutku kecenderungan hanya makanan yang sering beredar diarea kuta. entah yang berbau pizza, steak, dan lain-lain. sedangkan title mengenai bali food sendiri tertutupi dengan ragam makanan import tersebut.<br />
padahal makanan tradisional sendiri tidak kalah banyak dan beragam ketika dibandingkan suguhan dengan judul makanan bali (serombotan, tipat, lawar, dll&#8230;).</p>
<p>diriku sendiri ketika menyempatkan mengunjungi area food festival ini, mendapatkan kejutan ketika melihat salah satu stand dibagian unjung area ini. ada menu sate kakul dan es daluman disitu. wow.. tanpa memutuskan untuk kembali menyusuri area untuk mencari makan. satu menu tradisional khas bali ini terbeli untuk hanya sekedar sebagai penganjal perut.</p>
<p>entah sasaran yang bagaimana bali food festival ini dilaksanakan, tetapi menurutku acara ini sendiri mungkin lebih mengakomodir ragam makanan yang ditawarkan disekitaran kuta dalam lingkup warung-warung dan kafe disekitaran kuta. sedangkan makanan tradisional yang mencerminkan dan berciri khas bali sendiri tidak ditonjolkan. apalagi kalau ngomongin budaya&#8230; <img src='http://yanuar.kutakutik.or.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' />.</p>
<p><a title="This is a Kuta &quot;not Bali&quot; Food Festival Shooted by Riri" href="http://duniariri.blogspot.com/" target="_blank"><img src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs268.snc1/9525_139801363471_706453471_2667031_7919140_n.jpg" alt="" width="452" height="339" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/bali-food-festival-di-kuta-karnival-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>World Silent Day Remainder</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/world-silent-day-remainder/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/world-silent-day-remainder/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 07:11:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[All Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[WHAT World Silent Day is a community campaign to help tackle climate change through traditional wisdom. WHY One of the Indonesia’s traditional wisdom heritage is Trihitakarana philosophy from Bali that governs a harmonious relationship between human being with God, human being with another human being, and human being with nature; this can be a basis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" title="World SIlent Day Remainder" src="http://i55.photobucket.com/albums/g147/y4nuar/remember.gif" alt="" width="456" height="75" /></p>
<p><strong>WHAT</strong><br />
World Silent Day is a community campaign to help tackle climate change through traditional wisdom.</p>
<p><strong>WHY</strong><br />
One of the Indonesia’s traditional wisdom heritage is Trihitakarana philosophy from Bali that governs a harmonious relationship between human being with God, human being with another human being, and human being with nature; this can be a basis for sustainable development. O one of the practical implementations of Trihitakarana is the Nyepi or Silent Day conducted for 24 hours in Bali during the Saka New Year.</p>
<p>It is estimated that during Nyepi Day, the CO2 emission reduction in Bali is at least 20 thousands tons because motorcycles, cars and airplanes cease to operate.</p>
<p>The Bali Collaboration for Climate Change launched the “Bhisama Bali” (Bali Declaration) on Nyepi (Silent) Day for the Earth, with a call:</p>
<ol>
<li>For the delegates to UN Climate Change Conference agree on a Bali Roadmap that emphasizes climate justice; effectively implement the commitments of developed countries to reduce green house gas emission and to change the production and consumption pattern to be more climate friendly all over the world.</li>
<li>For humanity to learn from Bali by determining March 21st as Nyepi Day, in which everyone can contribute to green house gas emission reduction by stopping all activities and energy consumption for one day. This is a fair and easy way. We propose that the UN through UNFCCC establish the Nyepi Day gradually beginning in March 2008 and with implementation by March 2010.</li>
</ol>
<p><strong>WHERE</strong><br />
Everyone, in any place in the world can get involved. This is a worldwide campaign for our Earth.</p>
<p><strong>WHEN</strong><br />
On 21st March 2009 at 10.00 &#8211; 14.00 hours<br />
March 21 is selected because the sun is at vernal equinox point, moving from the equator towards the north. This symbolizes the shift to a new life. The next day, March 22 is the World Water Day, also symbolic of life.</p>
<p><strong>HOW</strong><br />
Reduce activities; reduce the use of motorized vehicles and energy.</p>
<p>In 2008 we asked people to SWITCH OFF some ELECTRONIC APPLIANCES (computer, AC, TV, radio, cell phone, some lamps, etc) FOR 4 HOURS ONLY !!</p>
<p>As the next step we ask you to SWITCH OFF for 4 hours during <strong>WORLD SILENT DAY 21 March 2009</strong>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/world-silent-day-remainder/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>1 Desember Hari AIDS SeDunia</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/1-desember-hari-aids-sedunia/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/1-desember-hari-aids-sedunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 05:44:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[All Life]]></category>
		<category><![CDATA[aids]]></category>
		<category><![CDATA[flickr]]></category>
		<category><![CDATA[hari aids]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/1-desember-hari-aids-sedunia/</guid>
		<description><![CDATA[Peringatan Hari AIDS sedunia jatuh pada hari ini, adalah bentuk kepedulian dan kesadaran akan wabah AIDS maka teman-teman kampung gajah (id-gmail) membuat gambar kampanye akan peduli AIDS. Ini gambar dibuat 2 thn yg lalu oleh pendekar photosop, gambar yang lain bisa dilihat disini. post 2 thn yang lalu]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Peringatan <a title="Hari Aids" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_AIDS_Sedunia" target="_blank">Hari AIDS</a> <a title="World Aids Day" href="http://www.worldaidsday.org/" target="_blank">sedunia</a> jatuh pada hari ini, adalah bentuk kepedulian dan kesadaran akan wabah AIDS maka teman-teman kampung gajah (id-gmail) membuat gambar kampanye akan peduli AIDS.</p>
<p><img style="margin: 0px 5px 5px 0px" src="http://farm1.static.flickr.com/104/310987874_76f096c1ba.jpg" alt="" /></p>
<p><img src="http://farm1.static.flickr.com/104/310986153_0c32198e9b.jpg" alt="" /></p>
<p>Ini gambar dibuat 2 thn yg lalu oleh <a title="Pendekar Photosop" href="http://id-gmail.info/wiki/index.php/Pendekar_Photoshop" target="_blank">pendekar photosop</a>, gambar yang lain bisa dilihat <a title="Hari Aids" href="http://www.flickr.com/photos/y4nuar/tags/aids/" target="_blank">disini</a>.</p>
<p>post 2 thn yang lalu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/1-desember-hari-aids-sedunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sibuk</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/sibuk/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/sibuk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 10:09:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[All Life]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/sibuk/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika mendengar kata &#8216;sibuk&#8217;, orang dengan sendirinya akan terbayang bagaimana super cepatnya gerak langkah, pikiran dan perbuatan yang mengacu dan menjadikan suatu tindakan yang kelihatan pada indra bahwa orang tersebut tidak punya waktu untuk menjaga dirinya menjadi seorang manusia yang sesuai kodratnya. Orang seperti inilah yang sering dibilang Orang-orang Modern. entah itu laki-laki atau perempuan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika mendengar kata &#8216;sibuk&#8217;, orang dengan sendirinya akan terbayang bagaimana super cepatnya gerak langkah, pikiran dan perbuatan yang mengacu dan menjadikan suatu tindakan yang kelihatan pada indra bahwa orang tersebut tidak punya waktu untuk menjaga dirinya menjadi seorang manusia yang sesuai kodratnya.<img style="margin: 5px 5px 0px" align="right" src="http://farm3.static.flickr.com/2271/1894798868_1b17c4da0b_b.jpg" width="203" height="351"/> </p>
<p>Orang seperti inilah yang sering dibilang Orang-orang Modern. entah itu laki-laki atau perempuan, tua ataupun muda semua menjadi seorang sibuk dan membutuhkan mobilitas tinggi. Umumnya orang-orang sibuk adalah orang-orang pekerja keras, terpelajar dan orang yang mapan dengan profesi dan bidang keahlian yang sangat membanggakan. <br />Entah karena tuntutan jaman dan era yang membutuhkan orang-orang tersebut menjadi sibuk, citra tersebut sudah melekat bahwasannya orang modern adalah orang-orang yang penuh kesibukan dan bukan orang modern kalau orang tersebut tidak sibuk. </p>
<p>Sayangnya, masih banyak yang memaknai â€˜sibukâ€™ disini hanya sebatas sibuk secara fisikal dengan mobilitas tinggi. berangkat ke tempat kerja pagi-pagi buta, dan pulang kerja larut malam. akhirnya keluhan-keluhan bombay yang bermunculan diselinggi dengan sumpah serapah yang entah ditujukan buat diri sendiri atau hal sibuknya.  </p>
<p>Sedangkan kalau dilihat dan mungkin pikiran iseng, justru kesibukan mental-lah yang lebih berperan dimana sekarang ini sudah sangat banyak kerja fisik dikerjakan oleh berbagai mesin. Kalau beberapa tahun belakangan lebih dibutuhkan stamina fisik dalam kehidupan, di jaman modern ini stamina mental-lah yang lebih diperlukan. Jadi, orang-orang modern adalah orang-orang sibuk secara fisikal dan mental.<br />Sementara itu, tataran spiritualnya boleh jadi masih tertidur lelap. Oleh karena itu kian banyak kita temukan orang-orang yang mengalami stres, depresi, gangguan mental ringan, sedang maupun berat.  </p>
<p>Dikatakan bahwa, hanya kehidupan yang seimbanglah yang mungkin menghadirkan ketenteraman batin dan kebahagiaan. Oleh karenanya, apa yang dibutuhkan oleh orang-orang modern sebetulnya adalah â€˜kesibukan spiritualâ€™. </p>
<p>Bahkan kebutuhan ini sedemikian besarnya mengingat sudah sekian lamanya kebutuhan ini diabaikan.</p>
<p>Jadi, mau dibawa kemana arah kesibukan kita.?&nbsp; </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/sibuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senandung Indonesiaku</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/senandung-indonesiaku/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/senandung-indonesiaku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 05:55:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[All Life]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[film fitna]]></category>
		<category><![CDATA[Filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kontroversi]]></category>
		<category><![CDATA[UU ITE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/senandung-indonesiaku/</guid>
		<description><![CDATA[Di dalam bermasyarakat, apalagi di dalam masyarakat yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan serta musyawarah untuk mufakat dapat dirasakan langsung kalau kebaikan bagi semualah yang lebih diutamakan, walaupun beresiko mesti mengesampingkan beberapa prinsip kebenaran yang diakui. Lebih jauh lagi, bukan merupakan sesuatu yang aneh kalau kebenaran malah dikesampingkan hanya atas alasan tercapainya kemufakatan atau kesepakatan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><a title="Photo by Odjetodjet" href="http://www.flickr.com/photos/21149305@N06/" target="_blank"><img style="margin: 0px" height="294" src="http://farm3.static.flickr.com/2078/2053556295_1f6ff90759_o_d.jpg" width="550"/></a> </p>
<p>Di dalam bermasyarakat, apalagi di dalam masyarakat yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan serta musyawarah untuk mufakat dapat dirasakan langsung kalau kebaikan bagi semualah yang lebih diutamakan, walaupun beresiko mesti mengesampingkan beberapa prinsip kebenaran yang diakui. Lebih jauh lagi, bukan merupakan sesuatu yang aneh kalau kebenaran malah dikesampingkan hanya atas alasan tercapainya kemufakatan atau kesepakatan. Sebab tanpa kesepakatan, persatuan dan kesatuan ada di ambang bencana. Artinya, walaupun tidaklah benar untuk menyepakati sesuatu yang menyimpang dari prinsip-prinsip dan nilai-nilai kebenaran, akan tetapi sejauh itu mendatangkan kebaikan bagi semua, itu akan tetap dianggap pantas untuk dipilih.</p>
<p>Makanya, berpegang pada prinsip bahwasanya segala sesuatunya harus baik dan benar, akan lebih banyak mendatangkan kekecewaan buat kita; itu berpotensi membenturkan kita dengan tak sedikit orang; alih-alih mendatangkan predikat reformis, kita malah dikalungi predikat ekstrimis. Fakta-fakta yang ada, dan kejadian-kejadian yang kita alami langsung, membuktikan terjadinya fenomena itu. Oleh karenanya,sejauh kita berurusan dengan yang relatif dan masih hidup di alam relatif dan fenomenal ini, adalah baik untuk menjujung tinggi prinsip-prinsip kebaikan, yang juga berarti mengesampingkan prinsip-prinsip Kebenaran Absolut dan menerima dengan penuh kearifan prinsip-prinsip kebenaran relatif.</p>
<p>Pada dasarnya, apa yang kita anggap dan sebut sebagai kebaikan itu sendiri juga merupakan bagian dari kebenaran relatif. Secara praktis, sebetulnya tidak ada kontradiksi disini. Kontradiksi hanya terjadi di tataran teoritis, di tataran intelek. Sesuatu bisa saja baik dan benar dalam suatu kurun waktu tertentu dan di wilayah geo-politis tertentu, akan tetapi menjadi tidak baik dan tidak benar pada kurun atau di wilayah geo-politis lainnya. Dan ini terbukti benar adanya. Bisa memandang demikian, bukan saja bisa melepaskan kita dari kefanatikan, akan tetapi akan jauh lebih menentramkan hati.</p>
<p>&#8220;senandung indonesiaku&#8230;&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/senandung-indonesiaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pandangan Hidup</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/pandangan-hidup/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/pandangan-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 09:59:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[All Life]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[pandangan hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/pandangan-hidup/</guid>
		<description><![CDATA[Segala sesuatunya berhulu pada pandangan-hidup. Kita akan menganut prinsip-hidup yang bersesuaian dengannya, dan Kitapun akan menganut pola-pikir yang bersesuaian dengan prinsip-hidup Kita itu. Oleh karenanya berhati-hatilah di dalam mengadopsi sebentuk pandangan-hidup tertetu. Ia akan secara signifikan sangat menentukan jalan-hidup Anda secara keseluruhan. Apapun agama yang kita anut lantaran kelahiran, awalnya, kita mungkin belum punya sebentuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Give a Life" href="http://www.flickr.com/photos/fringuellina/1587958922/"><img style="margin: 0px 15px 0px 0px" height="204" src="http://farm3.static.flickr.com/2268/1587958922_01bd388385.jpg" width="240" align="left"/></a> Segala sesuatunya berhulu pada pandangan-hidup. Kita akan menganut prinsip-hidup yang bersesuaian dengannya, dan Kitapun akan menganut pola-pikir yang bersesuaian dengan prinsip-hidup Kita itu. Oleh karenanya berhati-hatilah di dalam mengadopsi sebentuk pandangan-hidup tertetu. Ia akan secara signifikan sangat menentukan jalan-hidup Anda secara keseluruhan. Apapun agama yang kita anut lantaran kelahiran, awalnya, kita mungkin belum punya sebentuk pandangan-hidup tertentu yang pasti. Kita masih menjalani hidup secara coba-coba, dengan meraba-raba. Di dalam menjalaninya selama ini, mungkin kita telah tabrak-sana-tabrak-sini, sampai dengan menemukan sebentuk pandangan-hidup yang â€˜rasanya cocokâ€™, sesuai dengan kondisi fisiko-mental kita. Namun, kita mesti selalu ingat kalau kendati sesuatu â€˜rasanya cocokâ€™, ia belum tentu juga baik buat kita. Apa yang kita perlukan untuk menjalani hidup ini bukanlah yang â€˜rasanya cocokâ€™ atau yang kita senangi, melainkan yang baik dan mendatangkan kebaikan buat kita dan orang lain; bahkan bila mungkin, ia juga bisa mendatangkan kebaikan buat sebanyak-banyaknya orang. Disinilah kita perlu amat berhati-hati.</p>
<p>Kondisi fisiko-mental kita selalu berubah-ubah. Sesuatu yang tadinya terasa amat cocok, bisa berubah drastis kini; sesuatu yang kini terasa amat cocok, bisa samasekali tidak cocok besok. Sementara itu pandangan-hidup tidaklah bisa serta-merta dirubah-rubah untuk selalu disesuaikan dengannya. Sekedar untuk bisa menerima dan meresapi suatu pandangan-hidup tertentu saja, tidaklah mudah dan butuh tak sedikit waktu. Singkatnya, kita hendak mengadopsi sesuatu yang tidak sekedar â€˜rasanya cocokâ€™, namun yang jelas-jelas baik buat kita dan sebanyak-banyaknya orang. Tapi jangan salah lagi disini; â€˜sesuatu yang baik buat sebanyak-banyaknya orangâ€™, bukan saja belum tentu baik juga buat kita, namun ia tidak berarti bahwa kita harus ikut-ikutan menganut pandangan-hidup yang dianut oleh banyak orang. Sebab, sangat boleh jadi mereka menganutnya hanya lantaran terlahir dan terjebak di lingkungan penganut pandangan-hidup itu, atau sekedar ikut-ikutan saja.</p>
<p><a title="What's &quot;primary&quot; in your life?" href="http://www.flickr.com/photos/msc72/1062893965/"><img style="margin: 0px 0px 0px 10px" height="240" src="http://farm2.static.flickr.com/1011/1062893965_0b8df2fb28.jpg" width="224" align="right"/></a> Yang menganut pandangan-hidup tertentu, akan menganut prinsip-hidup tertentu. Prinsip-hidup inilah yang selalu akan menjadi orientasi-utama seseorang di dalam menjalani hidupnya. Misalnya, seseorang yang menganut pandangan bahwasanya hidup ini sebagai â€˜kesempatan-emas untuk meningkatkan martabat-kelahirannyaâ€™, maka ia akan berprinsip memanfaatkan sebaik-baiknya setiap peluang dan kesempatan guna mengisi kesempatan-emas ini, dimana setiap pemikiran, ucapan dan tindakannya akan selalu ia orientasikan pada yang baik dan bermanfaat untukmeningkatkan martabat-kelahirannya. Lain lagi halnya dengan mereka yang menganut pandangan bahwasanya â€˜hidup ini hanya sekali sajaâ€™, misalnya. Mereka ini bisa saja juga berprinsip memanfaatkan sebaik-baiknya setiap peluang dan kesempatan yang ada, namun guna memperkaya diri sehingga bisa bersenang-senang, bisa memenuhi setiap keinginannya, bisa memuaskan setiap dorongan nafsu-idriawinya. Semua ini mereka lakukan atas-nama â€œmenikmati hidupâ€ yang hanya sekali ini saja. Itulah yang menjadi orientasi-utama dari setiap pemikiran, ucapan dan tindakan mereka; itulah yang menjadi orientasi-utamanya di dalam menjalani kehidupannya ini.</p>
<p>Orientasi-utama seseorang di dalam menjalani kehidupannya dengan jelas mengekspresikan tujuan-hidup-nya, tujuan yang ia tetapkan berdasarkan pandangan-hidup-nya. Jadi semakin jelas bagi kita kini keterkaitan-erat antara pandangan-hidup, prinsip-hidup, jalan-hidup dan tujuan-hidup. Disadari atau tidak, setiap orang akan selalu berjalan mengarah kepada tujuannya masing-masing. Terlepas dari ras, kebangsaan, etnis, agama, jender, usia, tingkat pendidikan, bidang profesi pun kepribadian masing-masing orangâ€”yang menentukan bagaimana caranya meraih tujuan-hidup-nya ituâ€”rumusan ini tetap berlaku. Ia bersifat universal. Makanya, di dalam memilih, terlebih lagi memilih sebentuk pandangan-hidupâ€”yang nantinya akan sangat menentukan jalan-hidup kita, kita perlu melengkapi diri dengan kemampuan memilah-milah antara yang baik dan yang buruk, antara yang benar dengan yang salah, antara yang asli dan yang palsu, antara yang sejati dan yang semu. Umumnya, kemampuan ini kita peroleh dari pengalaman dan pengetahuan kita. Namun, hanya mengandalkan pengalaman dan pengetahuan kitaâ€”yang sangat terbatasâ€”saja, hanya untuk memperoleh kemampuan memilah-milah ini saja, bisa menghabiskan seluruh usia kita. Lantas kapan kita sempat menetapkan suatu pandangan-hidup tertentu untuk dijalani?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/pandangan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Awal Sampai ke Awal Lagi</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/dari-awal-sampai-ke-awal-lagi/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/dari-awal-sampai-ke-awal-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2008 08:30:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[All Life]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/dari-awal-sampai-ke-awal-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[Melukiskan perjalanan kadang perlu waktu lebih untuk focus kesana, ditambah lagi dengan banyaknya kegiatan yang&#160; mungkin dalam skala prioritas tidak telalu mengganggu dalam melukiskan perjalanan tersebut. Perjalanan tahun 2007 sudah berada disisi lain disetiap blok langkah kehidupan yang sekarang dijalani, apakah langkah yang sekarang ditempuh akan mendapat jalan yang tetap terarah atau tetap sesuai dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melukiskan perjalanan kadang perlu waktu lebih untuk focus kesana, ditambah lagi dengan banyaknya kegiatan yang&nbsp; mungkin dalam skala prioritas tidak telalu mengganggu dalam melukiskan perjalanan tersebut. <br />Perjalanan tahun 2007 sudah berada disisi lain disetiap blok langkah kehidupan yang sekarang dijalani, apakah langkah yang sekarang ditempuh akan mendapat jalan yang tetap terarah atau tetap sesuai dengan jalan yang sebelumnya, tentu kita sendiri yang mengerti itu. bisa saja kalau kita tetap cenderung untuk berpikir bahwa tahun sebelumnya perolehan dan hasil yang didapat sudah memungkinkan untuk hati merasa puas. terus apalagi yang kita cari.??</p>
<p>Mungkin perjalanan tahun lalu bisa dianggap awal dari segala perjalanan yang terdahulu. dan perjalanan yang akan dilalui tentunya akan mengulang memory dilampau, yang terkadang masih tersimpan dengan baik diotak dan kita sendiri malas untuk belajar dari perjalanan yang sudah terekam di memory. maklum&#8230; itu orang bilang kalau pertambahan usia dan isi perut yang belum terisi sempurna menjadikan otak ini bekerja dengan tidak maksimal. <img src='http://yanuar.kutakutik.or.id/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p><a title="Photo From Josh Sommers" href="http://www.flickr.com/photos/joshsommers/1190779838/"><img style="margin: 0px 15px 0px 0px" height="228" src="http://farm2.static.flickr.com/1319/1190779838_4265351fb1_b.jpg" width="240" align="left"/></a>Cerita dikit ahh&#8230;.<br />Perjalanan tahun lalu dilalui dengan loncatan pindahan rumah. dari rumah kost-kostan loncat ke kontrak&#8217;an. dan disitu pembelajaran berlangsung banyak. dari sosial,lingkungan dan karakter-karakter yang muncul menjadikan pemahaman of humanity semakin bertambah. mudah-mudahan tahun yang akan berjalan ada perpindahan lagi dari rumah kontrak ke rumah sendiri. *berhayal* he.3. <br />Dan perjalanan-perjalanan yang lain kalau mau dilist tentunya tidak sedikit yang akan terucap dan tertulis selama perjalanan tahun lalu, tetapi aku sendiri sebagai pribadi sangat bersyukur akan hasil yang tentunya tidak terlukiskan dengan bentuk. tetapi hati yang lebih berbicara banyak dalam mengunggapkannya. thanks to all&#8230;.</p>
<p>ehh.. iya.. posting ini juga posting pertama diawal tahun. <img src='http://yanuar.kutakutik.or.id/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' />. padahal cerita diotak sudah menumpuk untuk diketik. tetapi apadaya, jurus soksibuk selalu menjadi pamungkas ketika orang bertanya kenapa kok jarang ngeblog. he.he.. dan gara-gara soksibuk cerita dinner end year party dikantor yang mana dibikin heboh dengan dandanan ala oriental chinese masih belum terbaca di blogku. tapi nggak apa-apa.. suatu pengingat bagaimana perjalanan adalah titik dimana kita bisa melihat dan melangkah kembali. entah itu kebelakang atau kedepan, hanya meninggalkan angan dan ketetapan belaka.</p>
<p>sedikit banyak awal dan akhir hanya bisa dibilang ketika ada yang melihat. tetapi hanya pengalaman yang berbicara ketika sudah menyinggung bagaimana hasil dari rentang waktu antara awal dan akhir. jadi.. awal dan akhir bukan merupakan prosentase bagaimana kita menjadikan suatu obyek atau subyek sebagai titik acuan. tetapi bagaimana awal dan akhir menjadikan suatu awal yang berawal dan akhir yang menyenangkan. he.he.. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/dari-awal-sampai-ke-awal-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

