<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>I Md Yanuarta DPY &#187; Personal</title>
	<atom:link href="http://yanuar.kutakutik.or.id/category/personal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yanuar.kutakutik.or.id</link>
	<description>My Place to start the World..!!!</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Dec 2011 08:05:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Perjuangannya</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/perjuangannya/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/perjuangannya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 17:58:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[suami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/?p=453</guid>
		<description><![CDATA[Adalah suatu kebangaan ketika melihatmu terlelap dan terbelai dalam damai di selimuti senyuman menawan pagi hari ini. rasa hati ingin selalu menemanimu setiap hari sampai engkau tumbuh sebagaimana laksana mahluk ciptaannya. Hal mengenai Kebahagiaan sepasang suami istri akan bertambah satu seiring bersandingnya momongan di antara mereka berdua. begitulah hal yang diriku alami dalam beberapa hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 0px 10px 5px 0px; float: left" title="arya-bayu.jpg" border="1" alt="arya-bayu.jpg" src="http://yanuar.kutakutik.or.id/wp-content/uploads/2010/07/arya-bayu.jpg" width="252" height="378" />Adalah suatu kebangaan ketika melihatmu terlelap dan terbelai dalam damai di selimuti senyuman menawan pagi hari ini. rasa hati ingin selalu menemanimu setiap hari sampai engkau tumbuh sebagaimana laksana mahluk ciptaannya.</p>
<p>Hal mengenai Kebahagiaan sepasang suami istri akan bertambah satu seiring bersandingnya momongan di antara mereka berdua. begitulah hal yang diriku alami dalam beberapa hari kemarin. ada keceriaan dan hubungan yang erat melengkapi kami menjadi satu insan keluarga. kesibukan, capek, penat seakan hilang ketika memandang wajah polosnya. begitu adanya seorang anak yang melengkapi suatu keluarga.</p>
<p>&quot;Q&quot; adalah nama panggilan yang kami berikan kepadanya. mengajaknya selalu aktif selalu membuat kami merasa tenang akan proses yang dialaminya. dan tidak menyangka akan pendeknya waktu ketika kami merawatnya didalam kandungan, tanggal 17 kemarin tepat pukul 04 pagi kami mulai mendengar tangisnya.</p>
<p>Diawali pecah ketuban pukul 1 siang, sang ibu menemanimu melewati proses persalinan yang ternyata masih bukaan 1. dan kamipun menunggu diselingi keliling mencari makan siang sambil beristirahat. ketika jam menunjukkan pukul 04.30 ketuban ibunya keluar lagi. akhirnya kamipun menunggu proses ini sampai si Q ini kontraksi dan kontraksi.</p>
<p>Ternyata sampai pukul 8 malam, proses bukaan hanya sampai ke bukaan 2. dan secara kebetulan ada paman yang ternyata bekerja di salah satu RS terbesar dibali datang untuk meminjam tangga. dan ternyata beliau adalah dokter kandungan juga. KLOP..!! langsung beliau yang menanggani dan mengarahkan posisi bayi supaya tidak kepanggul dan menurut beliau, jalan lahir ibunya ini tebal. jadi harus sabar..</p>
<p>Setelah melewati masa menahan sakit dari jam 8 sampai jam 2 pagi, paman memutuskan untuk membawa ke RS dgn pertimbangan ketuban yang sudah pecah duluan dan sudah lamanya kejadian itu.    <br />oo..yaa. kami memutuskan untuk melakukan persalinan ke bidan dengan alasan kondisi bayi yang sehat dan semua hal yang menjadi check list selama persalinan ada di bidan tsb. disamping alasan tersebut, faktor sodara dan adanya backup paman yg menjadi dokter kandungan tentunya semakin memantabkan alasan kami untuk tidak ke rumah sakit.    <br />setelah ada pertimbangan untuk dibawa ke RS, diriku memutuskan untuk menunggu kurang lebih 30 menit untuk pertimbangan itu.     <br />dan ternyata, paman kembali memberi solusi untuk menginfus dan memberi rangsangan obat. tentunya hal tersebut disertai dengan omongan sakit yang mungkin 4 kali lipat dari sebelumnya.. *byuh..*</p>
<p>Akhirnya setelah 1 jam menunggu, bukaan sudah mulai meningkat ke 7 sampai 8. dengan perjuangan yang menurutku sungguh hebat dan melelahkan, sisa-sisa tenaga ibu digunakan untuk menahan sakit dan memulai proses kelahiran. dengan full support dari semua orang, sang ibu ini akhirnya melahirkan seorang putra tepat pukul 4 pagi.</p>
<p>Melewati dan menyaksikan proses persalinan merupakan suatu pengalaman yang mungkin adalah salah satu proses alam yang sungguh hebat dan benar-benar membuat diriku yakin apa itu tentang perjuangan awal seorang ibu. ya&#8230; diriku bilang perjuangan awal. hal ini menurutku adalah awal yang harus dilewati ketika mereka &quot;sosok ibu&quot; harus merawat dan menjaga seorang anak dengan penuh kasih sampai mereka beranjak dewasa dan mulai mengenal akan kerasnya hidup, sosok ibu akan tetap menjadi pendamping.</p>
<p>Jadi, postingan ini ditujukan kepada para ibu yang dalam hal ini diriku menundukkan kepala memberi hormat kepada mereka yang telah berjuang dan berusaha memberi yang terbaik buat anak-anaknya.   <br />salut kepadamu bun.. *kecup* <img src='http://yanuar.kutakutik.or.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/perjuangannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>44</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sahabat</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/sahabat/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 08:50:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
<category>manusia</category><category>sahabat</category>
		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/?p=443</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kita mengenangnya sebagai suatu kisah yang tidak dipisahkan dari roda kehidupan, arti sahabat adalah bagian dari seikat bunga yang akan selalu terasa mekar dihati dan wangi harumnya yang akan terus membasuh lembaran memory menjadi suatu kenangan yang akan tumbuh dan terus kekal menjadi abadi. Akhir dari perjumpaan yang terasa baru, menyisakan palung keraguan bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika kita mengenangnya sebagai suatu kisah yang tidak dipisahkan dari roda kehidupan, arti sahabat adalah bagian dari seikat bunga yang akan selalu terasa mekar dihati dan wangi harumnya yang akan terus membasuh lembaran memory menjadi suatu kenangan yang akan tumbuh dan terus kekal menjadi abadi.</p>
<p>Akhir dari perjumpaan yang terasa baru, menyisakan palung keraguan bahwa hal yang menjadikan cita-citamu belum terwujud membiaskan akan peristiwa apa yang terjadi.</p>
<p>sahabatku,<br />
Bagaimana engkau bercerita akan janji-janjimu, cerita tentang keinginanmu, dan beberapa hal mendasar yang menjadikan engkau tetap tegar dalam menjalani hidup, akan tetap menjadi pembelajaran buatku.<br />
hasrat dan semangatmu yang akan selalu menjadi kekuatan untuk diriku belajar menjadi seseorang yang tabah.</p>
<p>sahabatku,<br />
Sangat lepas dan jelas diriku untuk mengenang bagaimana kita berdua duduk bersama, bercerita, bercanda, dan mempelajari bagaimana susahnya menjadi seseorang yang bercita-cita untuk berbakti kepada orang tua. ketulusanmu membuatku mengerti apa itu cita-cita.</p>
<p>sahabatku,<br />
Tiada hal terindah yang bisa kita lewatkan untuk kembali mengenangmu dan menjadikanmu menjadi suatu bagian dari perjalananku. terima kasih telah menjadi bagian keluargaku dan mengisinya menjadi suatu bagian yang indah.</p>
<p>sahabatku,<br />
Mengenangmu kembali adalah belajar tentang keceriaan menikmati hidup, belajar tentang semangat hidup, belajar tentang cinta dan empati pada sesama, belajar tentang indahnya persahabatan, juga belajar tentang pemaknaan atas keagungan-Nya. Aku hargai itu.. terima kasih sobat.</p>
<div style="text-align: center;"><img src="http://yanuar.kutakutik.or.id/wp-content/uploads/2010/03/selamat-jalan-kawan.jpg" border="0" alt="selamat-jalan-kawan.jpg" width="500" height="373" /></div>
<p style="text-align: center;">Selamat jalan kawan, selamat memulai kehidupan yang abadi disana.<br />
Rest in Peace Bagus Suwasono my Beloved Friends</p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<blockquote>
<p style="text-align: center;">We thought of you with Love today,<br />
But that is nothing new really.<br />
We thought about You yesterday,<br />
And days before that too.<br />
We think of you in silence,<br />
We often speak your name.<br />
Now all we have is memories,<br />
And your picture in a frame.<br />
Your memory is our keepsake,<br />
Which we’ll never part with.<br />
God has you in his keeping,<br />
And we have you in our Hearts</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>76</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senyum</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/senyum/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/senyum/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 06:36:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[people]]></category>
		<category><![CDATA[senyum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/?p=431</guid>
		<description><![CDATA[Hidup ini menjadi indah bila setiap orang rela berbagi senyum. Dengan senyum, kita akan makin dewasa merawat cinta kasih dalam diri pribadi untuk kemudian saling bebagi dengan sesama. &#8216;Smile at each other, smile at your wife, smile at your husband, smile at your children, it does not matter who it is  and that will help [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 614px"><a href="http://yanuar.kutakutik.or.id"><img title="Berbagi Senyum" src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs075.snc3/14244_1214761102965_1646961031_567830_7432135_n.jpg" alt="Capture by Cahyo" width="604" height="368" /></a><p class="wp-caption-text">Capture by Cahyo</p></div>
<p>Hidup ini menjadi indah bila setiap orang rela berbagi senyum.<br />
Dengan senyum, kita akan makin dewasa merawat cinta kasih dalam diri pribadi untuk kemudian saling bebagi dengan sesama.</p>
<blockquote><p><em>&#8216;Smile at each other, smile at your wife, smile at your husband, smile at your children, it does not matter who it is  and that will help you to grow up in greater love for each other.</em>&#8216;</p></blockquote>
<p>Senyum hendaknya tulus untuk kebahagiaan orang lain dan jujur, tanpa rasa terpaksa, agar melahirkan rasa damai dan nyaman.<br />
Alangkah indahnya hidup ini bila dengan berbagi senyum kita akan &#8216;bertambah besar cinta yang luar biasa bagi satu sama lain.&#8217;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/senyum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>100</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nazar</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/nazar/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/nazar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 09:45:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Social]]></category>
		<category><![CDATA[balioutbound]]></category>
		<category><![CDATA[DilewatkanSayang]]></category>
		<category><![CDATA[Friends]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[sepedaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/nazar/</guid>
		<description><![CDATA[Berbicara mengenai nazar, diriku masih perlu untuk mencari tau mengenai arti dan kemungkinan definisi dari kata nazar. dengan terlebih dahulu mencoba mencari tahu arti tentang nazar, ada beberapa tutur dari sumber-sumber yang aku baca menjelaskan secara garis besar arti dari nazar itu sendiri. dan nazar itu adalah suatu janji akan sesuatu. entah itu janji melakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berbicara mengenai nazar, diriku masih perlu untuk mencari tau mengenai arti dan kemungkinan definisi dari kata nazar. dengan terlebih dahulu mencoba mencari tahu arti tentang nazar, ada beberapa tutur dari sumber-sumber yang aku baca menjelaskan secara garis besar arti dari nazar itu sendiri. dan nazar itu adalah <em>suatu janji akan sesuatu</em>. entah itu janji melakukan sesuatu yang baik atau buruk menurut dari janji itu sendiri.</p>
<p>Tulisan ini merupakan rangkaian nazar atau janji yang dibuat oleh sahabatku yang secara tidak langsung bersenggolan dengan janji ucapan seseorang yang berhubungan dengan diriku.<br />
sedangkan kaitan yang hendak aku tulis disini adalah mengenai peristiwa pawiwahan atau perkawinan yang diriku jalani beberapa bulan yang lalu.</p>
<p>Alkisah ketika diriku sedang berdiskusi dengan seorang sahabat, beliau berucap bahwa jikalau diriku menikah, beliau akan menyumbang utik-utik (kecambah) untuk dijadikan lawar / makanan khas bali. dan dilain tempat dan waktu, sahabatku yang lain juga berandai-andai yang ujung-ujungnya adalah nazar buat dirinya sendiri bahwa jika diriku menikah, beliau akan turun bersepeda dari denpasar ke subaya kintamani.</p>
<p>Untuk sahabatku yang bernazar pertama, sejalan berputarnya waktu beliau merubah janji nazarnya dengan menyumbang 2 Kg garam dapur. tentunya hal ini beralasan karena produksi utik-utiknya beliau lagi dalam masa riset dan memerlukan suatu pola agar beliau sukses mengembangkan jenis sayur-sayuran ini.<br />
Akhirnya tibalah disaat beliau melihat dan memegang kertas yang berisi undangan dariku, beliau sangat serius melihanya. entah setengah percaya atau tidak bercaya, tentunya beliau harus menepati janjinya yang dulu.<br />
Tepat dua hari sebelum acaraku dihelat, beliau datang dengan dua tas kresek penuh garam dan bonus utik-utik yang beliau janjikan. *Thanks Bro…*</p>
<p>Sedangkan sahabatku yang lain, reaksi yang muncul ketika beliau melihat undangan yang sudah ditangan. beliau langsung memasang status di Fbnya “wahh… harus mulai persiapan kaki *tepuk2kaki* “ he.he.. sungguh nazar yang lumayan berat untuk mengowes dari denpasar kintamani yang kurang lebih berjarak 60Km.<br />
Tapi akhirnya nazar ini terlaksana dengan bantuan teman-teman yang lain yang mensupport dari belakang dan menemani gowes sahabatku ini. bertiga mereka melewati tanjakan yang memakan waktu kurang lebih 7 Jam bersepeda.</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-418" title="pejantan-tanguh" src="http://yanuar.kutakutik.or.id/wp-content/uploads/2009/11/pejantan-tanguh-300x199.jpg" alt="pejantan-tanguh" width="300" height="199" /><img class="alignnone size-medium wp-image-419" title="goweser-kemaleman" src="http://yanuar.kutakutik.or.id/wp-content/uploads/2009/11/goweser-kemaleman-300x199.jpg" alt="goweser-kemaleman" width="300" height="199" /></p>
<p>begitulah janji atau nazar yang diucapkan oleh beberapa sahabatku dalam rangka menjalankan kehidupan berinteraksi dalam lingkup refleksi sosial.</p>
<p>Dan menurutku, orang-orang tersebut adalah pribadi-pribadi yang memiliki integritas dimana mereka berani menepati janji dan menjalankan komitmennya. apakah perlu suatu contoh lagi untuk menggambarkan situasi kebalikan dari komitmen yang berkaitan janji.? coba tenggok ke negara indonesia. anda pasti akan menemukan hal itu dengan gampangnya. <img src='http://yanuar.kutakutik.or.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' />.</p>
<p>***Salute Indonesia***</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/nazar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mohon Doa Restu</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/mohon-doa-restu/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/mohon-doa-restu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 03:14:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[pawiwahan]]></category>
		<category><![CDATA[undangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/?p=406</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-407 aligncenter" title="Undangan Pawiwahan" src="http://yanuar.kutakutik.or.id/wp-content/uploads/2009/08/undangan-depan.jpg" alt="Undangan Pawiwahan" width="571" height="866" /><img class="size-full wp-image-408 aligncenter" title="Undangan Pawiwahan" src="http://yanuar.kutakutik.or.id/wp-content/uploads/2009/08/undangan-dlm-bwh.jpg" alt="undangan-dlm-bwh" width="571" height="866" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/mohon-doa-restu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tempat Nongkrong Favorit di Denpasar</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/tempat-nongkrong-favorit-di-denpasar/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/tempat-nongkrong-favorit-di-denpasar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 08:06:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[baliblogger]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/tempat-nongkrong-favorit-di-denpasar/</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini adalah salah satu dari gerakan teman-teman di baliblogger untuk kembali ngeblog dengan sedia kala dan apa adanya. seperti yang sudah-sudah, kegiatan ngeblog oleh para blogger beberapa waktu ini sungguh sangat berkurang. fenomena ini menurut salah satu rekan pemerhati internet, dikarenakan oleh semakin boomingnya layanan social network yang salah satunya adalah kehadiran situs jejaring [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini adalah salah satu dari gerakan teman-teman di baliblogger untuk kembali ngeblog dengan sedia kala dan apa adanya.<br />
seperti yang sudah-sudah, kegiatan ngeblog oleh para blogger beberapa waktu ini sungguh sangat berkurang. fenomena ini menurut salah satu rekan pemerhati internet, dikarenakan oleh semakin boomingnya layanan social network yang salah satunya adalah kehadiran situs jejaring facebook. untuk itu, maka muncullah salah satu ide untuk kembali memberdayakan blog yaitu tematic blogging.</p>
<p>Dan kalaupun blog ini lama tidak ditulisin juga tidak menyalahkan situs jejaring yang menyita banyak waktu. tapi lebih  banyak dikarenakan oleh kegiatan blogging offline dan riset kecil2an yang nantinya akan dipost diblog ini juga.</p>
<p>berbicara mengenai tempat nongkrong, ada banyak pilihan ketika orang berbicara mengenai tempat nongkrong di bali. tentunya pilihan-pilihan yang menjadi favorit lebih subjektif kepada penikmat dan rasa masing-masing orang.<br />
ada yang suka dengan suasana,makanan,pelayanan, dan tentunya fasilitas yang menunjang tempat tersebut untuk menjadi tempat tongkrongan.</p>
<p>Diriku sendiri termasuk salah satu orang yang lebih suka mencari kenyamanan dalam menongkrong “<em>pilihanku tetep rumah</em>” <img src='http://yanuar.kutakutik.or.id/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' />. entah suasana tempat dan makanan yg ada, faktor kantong juga menjadi pertimbangan ketika ada ajakan nongkrong oleh teman-teman. <img src='http://yanuar.kutakutik.or.id/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p><strong>Tempat Nongkrong Murah Meriah<br />
</strong><img style="margin: 5px 0px" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v3851/164/67/562382051/n562382051_1676982_5308419.jpg" alt="" width="457" height="305" /><br />
Salah satu tempat yang paling sering aku kunjungi ketika nongkrong bersama rekan-rekan adalah <strong>Angkringan di Area Pasar Burung Sanglah.</strong> di tempat ini selain menu gorengan khas angkringan lesehan, ada juga bungkusan nasi yang dari segi harga sungguh sangat terjangkau.<br />
di tempat ini biasanya diriku berkumpul dengan teman-teman <a title="Bali Blogger" href="http://www.baliblogger.org" target="_blank">BaliBlogger</a> ataupun komunitas <a title="Bike 2 Work Bali" href="http://www.b2w-bali.web.id" target="_blank">Bike2Work</a> untuk sekedar bersay hello dan kopi darat. dan Untuk kapasitas tempat, masih memungkinkan untuk duduk rame-rame dengan ber-15 orang.</p>
<p>Pilihan lain untuk tempat murmer adalah <strong>Dagang Nasi Jinggo</strong> seputaran Diponegoro, thamrin, sekitaran Pasar badung, sepanjang jalan gatot subroto,dll..<br />
ditempat nasi jinggo ini juga terdapat pilihan makan murah meriah. tersedia menu nasi jinggo atau orang sering menyebut nasi kepalan / nasi kucing / nasi ganjel dan nasi-nasi lain. hal ini dikarenakan ukuran dan porsi nasinya yang sedikit.<br />
dan terkadang kalau anda beruntung, dakocan (dagang kopi cantik) akan menemani anda nongkrong. he.he..</p>
<p>Salah satu pilihan favorit kaum muda di denpasar adalah <strong>nongkrong di depan Toko K</strong> atau orang sering bilang <strong>Circle K.</strong> <img src='http://yanuar.kutakutik.or.id/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' />. entah dimanapun tempatnya dipulau bali ini, ketika menjumpai tempat ini pasti akan melihat beberapa kaum muda yang berkumpul sekedar kongkow-kongkow dengan rekan-rekannya.</p>
<p>Tempat murah yang lain adalah <strong>Mall</strong>. sepengetahuanku ada Centro, Bali Mall di diponegoro, Robinson di Sudirman, ataupun Mall Galeria.<br />
ditempat ini kalaupun hanya sekedar nongkrongin pantat juga tidak perlu biaya untuk makanan. jadi, tempat ini selain bisa dipake untuk nongkrong, bisa juga merupakan  salah satu pilihan untuk menebar pesona. <img src='http://yanuar.kutakutik.or.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Ada juga pilihan <strong>Public Area</strong> yang bisa dijadikan tempat nongkrong. Seperti Kawasan Renon sekitaran monumen Bajra Sandi, Taman Kota di lapangan Puputan.<br />
Murah meriah dengan akses satu tempat, kita bisa nongkrong disini dengan mengajak teman satu kampus,banjar ataupun satu desa kalau memungkinkan. <img src='http://yanuar.kutakutik.or.id/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' />.</p>
<p><strong>Tempat Nongkrong Enak<br />
</strong>Enak adalah relatif. disini mengenai nongkrong yang aku maksud adalah fasilitas dan pelayanannya. dan untuk pilihan yang menjadi prioritas untuk tempat nongkrong seperti ini adalah yang ada fasilitas WIFI.</p>
<p>Terdapat banyak tempat untuk area Ber<strong>WiFi </strong>yang bisa dijadikan tempat nongkrong. salah satunya adalah <strong>Dunkin Donuts di Simpang Enam Teuku Umar</strong>. ditempat ini kita bisa dengan leluasa menggunakan akses Free WiFi. dan untuk ukuran kantong, bisa disesuaikan apa yang akan kita pesan. tempat ini adalah favorit si <a title="Pria Purnama" href="http://anima.dudut.com/" target="_blank">Prima</a>.</p>
<p><strong>Tiara Dewata</strong> adalah salah satu tempat nongkrong yang berfasilitas WiFi. sambil menikmati makan, fasilitas inipun bisa digunakan. setahuku ada dua tiara yg bisa free akses ini. yaitu disekitaran Food Court tiara sudirman atau di gatsu barat.<br />
Seingetku tiara food court juga ada diseputaran Central Parkir kuta. entah ini masih ada apa tidak.</p>
<p>Disekitaran renon ada satu tempat dimana sering dijadikan tempat berkumpul+nongkrong. namanya <a title="For Rest Club" href="http://forrestclub.org/"><strong>ForRest Club</strong></a>. ditempat ini ada fasilitas WiFi+beberapa buku bacaan yang bisa menemani sambil duduk berlama-lama. dan mengenai makanan penunjang silahkan disesuaikan dengan kantong sendiri-sendiri.</p>
<p>Kalau Ngomongin Tempat BerWiFI, diriku langsung inget akan tempat ini. namanya Orange Bakery di Gatot Subroto. beberapa rekan BaliBlogger mengalami beberapa kejadian yang tidak menggenak’an disana. silahkan dicek <a title="Dek Didi Orange Bakery Menyebalkan" href="http://www.ikads.net/featured/wifi-gratis-seharga-rp-minimal-25-ribu.html">disini</a>, <a title="Ian Bali" href="http://ianbali.wordpress.com/2008/09/07/nangkring-di-orange-bakery/">disini</a>, <a title="Bli Bali Buddy" href="http://bali4u.wordpress.com/2008/09/07/orange-bakery-malam-ini/">disini juga</a>…….<br />
silahkan dicrosscek saja buat rekan-rekan yang laen.</p>
<p>Dan selanjutnya kalau cerita tempat nongkrong yang seperti ini “Enak”, diriku perlu survey ketempat-tempat laen lagi. list berikut mungkin bisa menambah perbendaharaan tempat  buat nongkrong rekan-rekan.</p>
<ul>
<li>Warung Be Pasih (tempat makan+ada WiFi gratis ‘renon area’) “pepesnya enak…”</li>
<li>D’Palensa Cafe (isunya seudah berganti nama ‘renon area’)</li>
<li>Baker’s Corner Teuku Umar (es krimnya enak…)</li>
<li>…..</li>
<li>..</li>
<li>tambahin sendiri…</li>
</ul>
<p>Tematic Posting kali ini diikuti beberapa rekan Baliblogger yang menceritakan dimana tempat favorit untuk nongkrong. ada si <a title="Prima" href="http://anima.dudut.com/archives/denpasar-where-to-hang-out.html" target="_blank">prima</a>, <a title="Bapak'e Bani" href="http://www.rumahtulisan.com/17/05/2009/daily-life/tempat-nongkrong-para-kalong.html" target="_blank">Mas Anton</a>, <a title="Gung Natha" href="http://pushandaka.com/2009/05/nongkrong-di-pantai-sanur.html">Pushandaka</a>, <a title="Bowo Gemblong" href="http://bowo.kutakutik.or.id/2009/tempat-nongkrong/">Bowo</a>, <a title="Novan Kojaque" href="http://kojaque.com/2009/05/19/tempat-nongkronk/">Novan</a>, <a title="Dek Didi" href="http://www.ikads.net/jalan-jalan/nongkrong-yuks.html">Dek Didi</a> dan rekan-rekan yang laen menyusul…<br />
woi… nulis woi…</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/tempat-nongkrong-favorit-di-denpasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Today</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/today/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/today/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 19:56:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/?p=356</guid>
		<description><![CDATA[BE more Spiritual BE more Creative BE more Adventurous BE more Healthy BE more Productive BE more Courageous]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" title="Happy Birthday Yanuar" src="http://i55.photobucket.com/albums/g147/y4nuar/HappyBirthdayYanuar.jpg" alt="" width="500" height="375" /></p>
<blockquote><p><strong>BE</strong> more <strong>Spiritual</strong></p>
<p><strong>BE</strong> more <strong>Creative</strong></p>
<p><strong>BE</strong> more <strong>Adventurous</strong></p>
<p><strong>BE</strong> more <strong>Healthy</strong></p>
<p><strong>BE</strong> more <strong>Productive</strong></p>
<p><strong>BE</strong> more <strong>Courageous</strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/today/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kasih Ibu</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/kasih-ibu/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/kasih-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 03:28:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[hari ibu]]></category>
<category>hari ibu</category>
		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/?p=350</guid>
		<description><![CDATA[Adalah sesuatu yang tidak harus ungkapkan. Adalah sesuatu yang tidak harus disampaikan. Adalah sesuatu yang tidak harus diterjemahkan. Sesuatu itu yang mungkin disebut Kasih Ibu. SELAMAT HARI IBU. Buat Hari Ibu-ku yang lalu. - Hari Ibu - Secuil Kertas]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dryicons.com/free-graphics/preview/happy-mothers-day-frame/"><img title="Selamat Hari Ibu" src="http://farm3.static.flickr.com/2177/2478122726_fa846f3092.jpg" alt="Selamat Hari Ibu" width="470" height="230" /></a></p>
<blockquote><p><strong>Adalah sesuatu yang tidak harus ungkapkan.<br />
Adalah sesuatu yang tidak harus disampaikan.<br />
Adalah sesuatu yang tidak harus diterjemahkan.<br />
Sesuatu itu yang mungkin disebut Kasih Ibu.</strong></p></blockquote>
<p>SELAMAT HARI IBU.</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/68961023@N00/"><img title="Love You Mom" src="http://farm4.static.flickr.com/3241/2483303422_be451c7f0a.jpg" alt="Love You Mom" width="315" height="500" /></a></p>
<p>Buat Hari Ibu-ku yang lalu.<br />
- <a title="Hari Ibu" href="http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/hari-ibu/" target="_blank">Hari Ibu</a><br />
- <a title="Secuil Kertas Pada Hari Ibu" href="http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/secuil-kertas/" target="_blank">Secuil Kertas</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/kasih-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lentera Jiwa</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/lentera-jiwa/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/lentera-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 10:02:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[kesadaran]]></category>
		<category><![CDATA[pemahaman]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/lentera-jiwa/</guid>
		<description><![CDATA[LENTERA JIWA adalah PASSION. Hal yang sangat kita sukai. Suatu pekerjaan atau kegiatan yang menimbulkan kepuasan tersendiri bagi kita, meskipun seringkali menguras waktu dan tenaga. Itulah LENTERA JIWA kita. Apakah kamu sudah menemukan LENTERA JIWA-mu.? &#160; Lirik &#38; Cord Lentera Jiwa Oleh Nugie A&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; F#m&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Elama sudah kumencari D&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; B&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Eapa yang hendak kulakukanA&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; F#m&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>LENTERA JIWA</strong> adalah <strong>PASSION</strong>. Hal yang sangat kita sukai. Suatu pekerjaan atau kegiatan yang menimbulkan kepuasan tersendiri bagi kita, meskipun seringkali menguras waktu dan tenaga.</p>
<p align="center">Itulah <strong>LENTERA JIWA</strong> kita. Apakah kamu sudah menemukan <strong>LENTERA JIWA</strong>-mu.?</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>Lirik &amp; Cord Lentera Jiwa Oleh Nugie</strong> </p>
<p>A&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F#m&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />lama sudah kumencari <br />D&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; B&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />apa yang hendak kulakukan<br />A&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F#m&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />sgala titik kujelajahi <br />D&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; B&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />tiada satupun kumengerti<br />&nbsp;&nbsp; D&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />tersesatkah aku di samudra hidupmu<br />A&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F#m&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />kata-kata yang kubaca <br />D&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; B&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />terkadang tak mudah kucerna<br />A&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F#m&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />bunga-bunga dan rerumputan <br />D&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; B&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />bilakah kau tahu jawabnya<br />&nbsp;&nbsp; D&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />inikah jalanku inikah takdirku<br />[chorus]<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; A&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bm&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />kubiarkan kumengikuti suara dalam hati<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F#m&nbsp;&nbsp; E&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D E<br />yang slalu membunyikan cinta<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; A&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bm&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />kupercaya dan kuyakini murninya nurani <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F#m&nbsp;&nbsp; C#m&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D<br />menjadi penunjuk jalanku<br />&nbsp;&nbsp; E&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <br />lentera jiwaku<br />[interlude] D E B D E<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; A&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bm&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />kubiarkan kumengikuti suara dalam hati<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F#m&nbsp;&nbsp; E&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D E<br />yang slalu membunyikan cinta<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; A&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bm&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />kupercaya dan kuyakini murninya nurani <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F#m&nbsp;&nbsp; C#m&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D<br />menjadi penunjuk jalanku<br />&nbsp;&nbsp; E&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; A<br />lentera jiwaku<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; B&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; C#m&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F#<br />kubiarkan kumengikuti suara dalam hati<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G#m&nbsp;&nbsp; D#m&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E F#<br />yang slalu membunyikan cinta<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; B&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; C#m&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F#<br />kupercaya dan kuyakini murninya nurani <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G#m&nbsp;&nbsp; D#m&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />menjadi penunjuk jalanku<br />&nbsp;&nbsp; F#&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; B<br />lentera jiwaku<br />B&nbsp;&nbsp;&nbsp; C#m&nbsp; E&nbsp; F#<br />lentera jiwaku<br />G#m&nbsp; C#m&nbsp; E&nbsp; F#<br />lentera jiwaku<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; B&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; C#m&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F#<br />kupercaya dan kuyakini murninya nurani <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G#m&nbsp;&nbsp; D#m&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; E<br />menjadi penunjuk jalanku<br />&nbsp;&nbsp; F#&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; B<br />lentera jiwaku<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; B<br />lentera jiwaku<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; B<br />lentera jiwaku<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; B<br />lentera jiwaku&#8230; </p>
<p>******************taken from <a href="http://www.chordfrenzy.com/search.php?id=1234&amp;lirik_kord_lagu=Nugie-Lentera_jiwa_chords_lyrics" target="_blank">here</a>************** </p>
<p>Video Klip and Download MP3 <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Yq2fnZapaKqZl5zzY6qZnJGlZKeZl5g%3D1" target="_blank">Here</a></p>
<div style="padding-right: 0px; padding-left: 0px; float: none; padding-bottom: 0px; margin: 0px; padding-top: 5px; display: inline" id="scid:5737277B-5D6D-4f48-ABFC-DD9C333F4C5D:a4a1718a-c9cc-44fd-81c9-b51df219541a" class="wlWriterSmartContent">
<div id="ccb84eaf-269a-48a3-976a-adf67dfa0db3" style="margin: 0px; padding: 0px; display: inline;">
<div><a href="http://www.youtube.com/watch?v=pzOz40hwojw" target="_new"><img src="http://yanuar.kutakutik.or.id/wp-content/uploads/2008/10/windowslivewriterlenterajiwa-f99fvideod72f4974ede8.jpg" galleryimg="no" onload="var downlevelDiv = document.getElementById('ccb84eaf-269a-48a3-976a-adf67dfa0db3'); downlevelDiv.innerHTML = &quot;&lt;div&gt;&lt;object width=\&quot;425\&quot; height=\&quot;355\&quot;&gt;&lt;param name=\&quot;movie\&quot; value=\&quot;http://www.youtube.com/v/pzOz40hwojw\&quot;&gt;&lt;\/param&gt;&lt;param name=\&quot;wmode\&quot; value=\&quot;transparent\&quot;&gt;&lt;\/param&gt;&lt;embed src=\&quot;http://www.youtube.com/v/pzOz40hwojw\&quot; type=\&quot;application/x-shockwave-flash\&quot; wmode=\&quot;transparent\&quot; width=\&quot;425\&quot; height=\&quot;355\&quot;&gt;&lt;\/embed&gt;&lt;\/object&gt;&lt;\/div&gt;&quot;;" alt=""/></a></div>
</div>
<p><label style="font-size:.8em;">Lentera Jiwa By Nugie</label></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/lentera-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bekerja dalam Karmayoga</title>
		<link>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/bekerja-dalam-karmayoga/</link>
		<comments>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/bekerja-dalam-karmayoga/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 09:34:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Me My Self</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[hindhu]]></category>
		<category><![CDATA[kerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[pemahaman]]></category>
		<category><![CDATA[spiritual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/bekerja-dalam-karmayoga/</guid>
		<description><![CDATA[Kita bisa saja tetap gesit, tetap cermat, tapi tetap rileks secara psikologis. Justru bekerja seperti inilah yang berdaya-guna dan berhasil guna tinggi. Bukan bekerja dengan tegang, yang kelihatannya saja sibuk, jungkir-balik, namun hasilnya bukan saja acak-acakan, bermutu rendah namun juga sedikit. Ini sama sekali tidak produktif. Yang bekerja dengan tujuan agar dilihat bekerja, â€˜pura-pura sibukâ€™, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 0px 0px 5px 5px" align="right" src="http://farm1.static.flickr.com/193/505761148_9df4b81240.jpg" width="240" height="171"/> Kita bisa saja tetap gesit, tetap cermat, tapi tetap rileks secara psikologis. Justru bekerja seperti inilah yang berdaya-guna dan berhasil guna tinggi. Bukan bekerja dengan tegang, yang kelihatannya saja sibuk, jungkir-balik, namun hasilnya bukan saja acak-acakan, bermutu rendah namun juga sedikit. Ini sama sekali tidak produktif. Yang bekerja dengan tujuan agar dilihat bekerja, â€˜pura-pura sibukâ€™, sebetulnya bukan saja sama dengan tidak bekerja sama sekali, namun justru cenderung mengacaukan perkejaan itu sendiri. Dan yang terpenting daripadanya adalah, hadirnya kepura-puraan, â€˜penipuan-diriâ€™, yang hanya akan menjauhkannya dari kejujuran, keterus-terangan.</p>
<p>Kerja seperti itu dimana kebanyakan dari kita memang bekerja seperti itu jelas bukan â€˜kerjaâ€™ seperti yang dimaksudkan dalam â€˜laku&#8217; spiritual manapun. Kerja dalam <strong>Karmayoga</strong> misalnya, bukan saja berdasarkan sikap batin altruistis yang tanpa pamerih, namun dilakukan dengan penuh dedikasi dan rasa tanggung-jawab, serta kesadaran bahwasanya itu memang baik, bermanfaat dan perlu dikerjakan. Oleh karenanya, kerja seperti ini tak butuh sosok pengawas luar manapun, dan oleh karenanya dilaksanakan dengan rileks, dengan serileks-rileksnya.</p>
<p><img style="margin: 0px 10px 0px 0px" align="left" src="http://farm1.static.flickr.com/142/373137673_8b90d2c764.jpg" width="224" height="240"/> Bekerja dengan kesadaran, dengan rileks, dengan penuh dedikasi dan rasa tanggung-jawab serta pengabdian dan tanpa pamerih, di bidang apapun itu, diharapkan atau tidak, akan menghadirkan ketenteraman hati dan kebahagiaan hidup. Kerja untuk mencari nafkah untuk diri sendiri dan keluarga, apalagi untuk menimbun harta-benda yang hanya secuil saja didermakan karena agama yang dianut mensyaratkannya, menjanjikan sorga atau kebahagiaan sebagai imbalannya bekerja demi ketenaran, kemasyhuran dan menggapai status sosial tertentu di masyarakat, pengaruh, kekuasaan, yang semuanya bersifat egoistis itu, tidak termasuk di dalamnya. Ini bukan kerja seperti yang dimaksudkan didalam <strong>Karmayoga</strong>.</p>
<p><strong></strong>&nbsp; </p>
<p><strong>Karma Yoga dengan Berbagai Cerita dan Definisi.</strong>
<ol>
<li><strong>1. </strong>Sesuai dengan namanya, yoga ini melibatkan karma (=tindakan).&nbsp; Tujuan dari Karma Yoga adalah mencapai persatuan dengan Yang Maha Tinggi melalui tindakan yang benar, yaitu tindakan yang dilakukan apa adanya tanpa mengharapkan imbalan (selfless service). Ini adalah jalan bagi mereka yang digerakkan oleh rasa simpati, dan welas-asih terhadap orang-orang yang menderita. Jalan ini adalah bagi mereka yang dengan semangat berusaha meringankan beban penderitaan dan<br />kesedihan orang lain. Jalan ini menekankan kemurnian motif tanpa dinodai oleh kepentingan pribadi. Melalui tindakan altruistik, pengikut Karma Yoga akan sampai pada pemahaman kehidupan yang lebih mendalam dan menjadi lebih dekat dengan Kehidupan Ilahi yang dijumpai pada semua makhluk.</li>
</ol>
<p><strong>2. Karma Yoga</strong> pada dasarnya ialah <i>Bertindak, atau menjalankan kewajipan dalam hidup seseorang mengikut dharma, atau tanggungjawab, tanpa berasa bimbang tentang keputusannya</i> â€“ sejenis pengorbanan perbuatan yang tetap kepada Tuhan. Karma Yoga ialah tindakan yang diambil tanpa memikirkan manfaat. Dalam tafsiran yang lebih moden, ini boleh diperlihatkan sebagai perbuatan-perbuatan kewajiban yang dilaksanakan tanpa membenarkan keputusan menjejaskan perbuatan-perbuatan seseorang. Telah dikatakan bahawa keputusan terdiri daripada tiga jenis:</p>
<ol>
<ul>
<li>keputusan seperti yang dirancangkan;  </li>
<li>keputusan yang berlawanan dengan apa yang dirancangkan; atau  </li>
<li>campuran kedua-dua yang tersebut. </li>
</ul>
</ol>
<p>Jika seseorang melaksanakan kewajipannya (seperti yang ditentukan dalam Veda tanpa sebarang harapan terhadap hasil perbuatannya, dia harus akan berjaya. Ini termasuk, tetapi tidak dihadkan, kepada penumpuan masa kepada profesion yang dipilih oleh seseorang dan kesempurnaannya kepada Tuhan. Ini juga dapat dilihat dalam perkhidmatan komuniti dan sosial, kerana perbuatan-perbuatan itu memang dibuat tanpa berfikir tentang manfaat peribadi</p>
<p><strong>3. <i>Jalan Menuju Tuhan Melalui Kerja</i></strong><br />Karma Yoga adalah jalan untuk mencapai kesempurnaan, yaitu menuju Tuhan, berdasarkan perbuatan baik (<b>cuba-karma</b>) dan tidak mengikatkan diri pada hasil kerja itu. <br />Kerja adalah pokok kehidupan manusia. Dorongan untuk bekerja bukanlah lagi motivasi ekonomis melainkan motivasi psikologis. Jika terpaksa menganggur, sebagian besar orang akan gelisah; dan orang cenderung kehilangan semangat bila terpaksa pensiun. Jalan menuju Tuhan melalui kerja dimaksudkan untuk orang-orang yang berwatak aktif. Jalan ini mempunyai rute-rute alternatif tergantung pendekatan kita, apakah secara filosofis atau dengan sikap cinta. Dalam rangka ke empat yoga, maka karma yoga bisa dipraktekkan dengan gaya yoga jnana (pengetahuan) atau gaya yoga bhakti (devosi). <br />Seorang <b>karmin</b> (orang yang menjalankan karma yoga) mengerjakan pekerjaannya sebagai persembahan kepada Tuhan, dan akan berusaha memberikan hasil kerja yang terbaik yang mampu ia lakukan. Dalam mengerjakan pekerjaannya, bahkan dalam setiap tindakannya sehari-hari, ia melakukannya dengan tidak mempertimbangkan untung-rugi bagi dirinya sendiri. </p>
<p><i>&#8220;Ia yang bekerja tanpa perasaan lekat pada pekerjaannya dan menyerahkannya untuk Tuhan, tidak ternoda oleh akibatnya, bagaikan daun bunga teratai tidak ternoda oleh air di sekitarnya&#8221; </i><b>Bhagavad-Gita (V: 10).</b></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yanuar.kutakutik.or.id/personal/bekerja-dalam-karmayoga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

