Rwa Bhineda

Religi

Hidup di alam ini mau-tak-mau kita harus mempelajarinya, harus belajar tentangnya. Sekurang-kurangnya, kita diharuskan untuk belajar tentang kaidah-kaidahnya yang berkaitan langsung dengan kehidupan kita. Alam sendiri, sebetulnya tidak berkepentingan atas hal itu. Ia tak peduli, apakah kita mau mempelajarinya atau tidak. Ia tak akan menghukum siapapun melalui hukum-hukum fisikanya. Hukum-hukum itu hanyalah mekanisme kerjanya, bagaimana [...]

Hanya dengan mendengar dan melihat, pemahaman mengenai sesuatu itu menjadi lebih masuk dan mengena, hanya dengan merubah sesuatu menjadi tidak biasa, akan membuat sesuatu itu menjadi terbiasa. hal yang terbiasa dilakukan beberapa tahun lalu, akhir-akhir ini menjadi beberapa pemahaman yang diberikan lewat ladang hati dengan benih-benih pikiran yang baik, beserta dipenuhi dengan kerendahan hati dan [...]

Sehubungan dengan kehidupan, bisa kita amati adanya tiga tipe manusia, yaitu: yang ‘menghadapi kehidupan’, yang ‘menjalani kehidupan’, dan yang ‘menghidupi kehidupan’. Tipe yang pertama, yang ‘menghadapi kehidupan’ menempatkan kehidupan ini sebagai sesuatu yang untuk dihadapi secara frontal, dengan gagah-berani, dengan menyingsingkan lengan-baju dan memasang kuda-kuda. Baginya, kehidupan adalah sebuah tantangan, pergumulan, perjuangan bahkan pertempuran tiada [...]

Tags:

Endi ingaran sembah sejati aja nembah yen tan katingalan temahe kasor kulane yen sira nora weruh kang sinembah ing dunya iki kadi anulup kaga punglune den sawur manuke mangsa kenaa awekasa amangeran adam sarpin sembahe siya-siya// 0

Tags:

Spiritualisme di dalam agama adalah kepercayaan, atau praktek-praktek yang berdasarkan kepercayaan bahwa jiwa-jiwa yang berangkat (saat meninggal) tetap bisa mengadakan hubungan dengan jasad. Hubungan ini umumnya dilaksanakan melalui seorang medium yang masih hidup. Ada keterlibatan emosional yang kuat, baik pada penolakan maupun penerimaan terhadap spiritualisme ini yang membuat sulitnya suatu uraian imparsial dipakai untuk membuktikannya. [...]

Tags:

Makna ”Banten” bagi Umat Hindu Upakara yang dikatakan di Bali sebagai banten, pada banten disebut sebagai Bali. Dalam Bhuwana Tattwa Maha Rsi Markandeya disebutkan bahwa Maha Rsi bersama pengikutnya membuka daerah baru pada Tahun Saka 858 di Puakan (Taro, Tegallalang, Gianyar). Kemudian mengajarkan cara membuat berbagai bentuk upakara sebagai sarana upacara. Mula-mula terbatas kepada para [...]

Tags: