Sebuah Perjalanan dan Langkah Kecil

Manusia mengejek hal2 yang tidak mereka pahami, tulis Goethe, kau mirip dengan pemikiran yang kau susun.
Kita cenderung berpikir, yang lain hanya memiliki mitos, tetapi saya memiliki kebenaran.
Kehidupan ternyata menawarkan sedikit saja kepastian.

Yang kita perlukan ternyata adalah keterbukaan, semangat keingintahuan, dan ketertarikan.
Seperti seorang Guru Zen yang menuangkan teh dalam cangkir hingga meluap, barangkali seperti begitulah terkadang pikiran kita, seperti cangkir yang begitu penuh dengan berbagai ide dan opini, sampai2 tak ada lagi tempat untuk menampung hal2 baru.

Semua berpegang teguh pada kebenaran dan tak seorangpun telah menemukan jawabannya.
Jadi semua itu adalah sebuah perjalanan.

Orang2 seperti itu tidak bertambah tua, mereka yang terus belajar dan berkembang *selama mereka hidup*.
Namun apakah itu berarti skeptis, seperti kaum musafir sophis ?

Dengan pikiran yang bergerak di sepanjang sebuah model yang memantulkan kebingungannya sendiri dalam menghadapi dunia.
Benarkah dalam keruwetan dan melalui kebingungan itulah pikiran mengalami perkembangan, dengan mengajukan lebih banyak lagi pertanyaan yang menuju tujuan yang lebih jauh ?

Wahai, sang pengelana pikiran, jangan berhenti, namun tetap bergerak, sehingga dengan demikian akan mampu melampaui sang minotaur, paduan antara kebodohan, melankoli, dan kebosanan.
Kehidupan adalah petualangan yang hebat, atau sama sekali bukan apa2 (Helen Keller).

Bila filsafat adalah sebutan yang digunakan  oleh orang-orang yang mencintai kebijaksanaan, maka seharusnya filafat menjadi semacam proses pencarian kebenaran.
Bila filsuf adalah sebutan bagi para pecinta kebijaksanaan, tentunya gelar ini layak disandang oleh setiap nabi, rasul, pemuka agama, kuncen, dan siapa saja yang memberikan waktu yang cukup untuk memahami diri dan kehidupannya.

Sebuah jagat yang berupa diri dan jiwa serta jagad yang terhampar di hadapannya.
Nabi dan rasul pun tak serta merta mendapatkan pencerahan tanpa sebelumnya bersusah payah mencari kebenaran itu.

Teori filsafat mungkin saja salah satu hasil pemikiran para pengemukanya tapi sekaligus juga tawaran yang harus selalu
dipertanyakan ulang. Alangkah baiknya jika pertanyaan yang muncul kemudian bukan apa yang benar tapi bagaimana kebenaran itu ditemukan.
Jawabannya mungkin tidak satu bahkan mungkin akan melahirkan pertanyaan yang baru. tapi itulah manusia, untuk itulah kita diciptakan, untuk mengenal siapa diri kita dan siapa di balik semua yang tampak dihadapan kita ini.

Apakah setiap pertanyaan harus terjawab ? saya rasa itu sangatlah mustahil.
Kita bahkan tidak tahu apa yang menyebabkan sebagian sel membelah dan yang lainnya tidak, pada proses pembentukan di dalam rahim ibu.
Kita bahkan tidak mampu menjawab pertanyaan apa yang membuat lidah bisa mengecap, mata bisa melihat dan lain-lain. Yang mungkin kita jawab hanyalah fungsi tiap-tiap organ dalam tubuh tapi apa yang membuat semua itu berfungsi ? adakah yang bisa menjawabnya ?

Sangatlah mudah bersandar pada setiap pendapat baik dari barat maupun dari timur atau atas, bawah, manapun juga. Tapi sudahkah kita mencoba merenungkannya sendiri

Apakah hidup ?
Apakah diri ?
Apakah jiwa ?

Berikan sedikit waktu untuk mengenal diri, dan bersikaplah jujur pada diri yang baru kita kenal. Karena mungkin yang kita tahu tentang diri kita tak lebih dari yang ditampakkan di depan kaca.

About Me My Self

Hanya seseorang yang belajar untuk mencari sesuatu yang mungkin akan menjadikannya sesuatu yang akan berguna untuk suatu hari nanti.

16. January 2008 by Me My Self
Categories: Filsafat | Tags: , , , , , , , | 3 comments

Comments (3)

  1. ayoooo merenung…

    kembali ke jalan yg benar.. 🙂

  2. keren juga artikelnya, cukup untuk melatih sel otak agar terus membelah dan berkembang 🙂
    anyway, otak emang perlu dilatih kok, dan sangat menyenangkan berkelana dalam jagat pikiran ^-^

    -Putu-

  3. I think everything posted was very logical. But, what about this? what if you wrote a catchier post title? I ain’t saying your content isn’t good, but suppose you added a post title to maybe grab folk’s attention? I mean Sebuah Perjalanan dan Langkah Kecil | I Md Yanuarta DPY is kinda boring. You might glance at Yahoo’s front page and watch how they write article headlines to grab viewers to open the links. You might try adding a video or a picture or two to grab readers interested about everything’ve written. Just my opinion, it could make your website a little livelier.

Leave a Reply

Required fields are marked *