MyFeed
MyFeed Published Items
Akhirnya Pengguna Linux daerah banjarmasin sudah bisa mengadakan acara kumpul-kumpul beberapa waktu kemarin. Mudah-mudahan dengan bertemunya para pengguna linux bisa memancing penyebaran ajaran Linux di wilayah Kalimantan Selatan agar semakin menjadi-jadi, wuahahahahahahaha....
Sharing internet pada jaringan komputer bukanlah hal yang sulit saat ini, bahkan pada jaringan yang memiliki beberapa perbedaan pada sistem operasi di tiap - tiap komputernya sekalipun.
Pada artikel kali ini akan di bahas mengenai sharing koneksi internet dengan menggunakan PCLinuxOS sebagai Gateway dan Ms. Windows atau Linux lainnya sebagai client.
Alasan saya menggunakan Linux sebagai gateway adalah kemampuan filter serangan dari luar yang lebih bagus di bandingkan dengan menggunakan Windows sebagai Gateway.
"Perseteruan" antara linux user dan salah satu OS yang banyak dipakai di dunia pada jaman beberapa tahun yang lalu sangat kentara terlihat. Meski ada "perdamaian" antara salah satu pemain besar Linux dengan OS yang satu ini, sepertinya "Perseteruan Dingin" ini masih berlanjut. Tidak sedikit "newbies" sudah berani memasang Wallpaper bernuansakan "Peperangan dan Perseteruan" antara Linux OS dan OS tersebut. Banyak juga para artis digital memupuk perseteruan ini dengan gambar-gambar lucu namun nuansa provokatifnya kental sekali.
Bagi rekan-rekan yang ingin selalu mengetahui berita terbaru tentang dunia seputar Linux di Indonesia, silakan meluncur ke Planet Linux Indonesia
Planet Linux Indonesia berisi artikel dan posting dari berbagai KPLI dan komunitas berbasis distro. Artikel yang masuk meliputi berita terbaru, tips-trick Linux, pengumuman dll.
Jika anda memiliki komunitas Linux namun belum tercantum dalam list, silakan hubungi maintainer Planet Linux Indonesia melalui alamat email vavai at vavai.com.
WOSOC 2008
http://www.wosoc-conference.org
The Workshop on Open Source and Open Content (WOSOC) will be held from 30th of November till the 3rd of December 2008. The venue is Bali Dynasty Hotel, Denpasar - Bali, Indonesia. The theme for the WOSOC is “Making the Open Source and Open Content work for people“. It is expected to attract international and region participants and will bring together participants representative of government, businesses, civil society organizations and academics.
Saya berkenalan dengan rsync melalui tulisan pak Ibam-Rahmat Samik Ibrahim-(Rsync, fasilitas salin data skala raksasa). Rsync saya gunakan untuk melakukan proses mirror terhadap repositori openSUSE, baik mirror yang ada di http://download.opensuse-id.org maupun mirror lokal yang ada dikantor.
Billing Open Source (BiOS) Baliwae, merupakan sebuah billing yang diistimewakan untuk Warnet berbasis Linux. Meski demikian, aplikasi ini juga dapat dijalankan di berbagai sistem operasi. Aplikasi ini dibuat berbasis web dengan menggunakan PHP dan MySQL, serta beroperasi di atas aplikasi web server seperti Apache atau Lighttpd. Aplikasi ini terdiri dari dua bagian utama. Tampilan untuk operator (server), dan tampilan untuk pengguna warnet (client).
Dalam posting sebelumnya, saya menulis tentang panduan "Membuat openSUSE Live USB menggunakan KIWI". Tulisan tersebut bisa diikuti sebagai dasar melakukan proses remastering openSUSE namun membutuhkan proses yang cukup panjang untuk mendapatkannya. Beberapa distro menyediakan cara yang relatif mudah dan openSUSE "Semestinya" bisa juga :-D . Tak ada masalah dengan KIWI karena KIWI menyediakan berbagai pilihan remastering, misalnya untuk membuat LiveUSB openSUSE, LiveCD, QEMU Image, VMWare Image, dan XEN Image tapi ada kalanya kita membutuhkan beberapa penyesuaian yang belum ada pada KIWI.
Sebelumnya kamu harus sediain dulu:
1. PCLinuxOS MiniMe 2008 ISO
2. fixMiniMe.exe
3. USB FlashDrive min 512 MB (Disarankan 1GB)
Cara installnya:
1. Format FLashDrive menggunakan Fat16 atau FAT32 system file
2. Jalankan fixMiniMe.exe, maka akan menghasilkan folder MiniMe
3. Copy PCLinuxOS MiniMe 2008 ISO ke dalam folder MiniMe.
4. Buka folder MiniMe dan jalankan fixminime.bat untuk mengkonversi PCLOS MiniMe
OpenSUSE LiveUSB adalah distro Linux OpenSUSE yang dapat dijalankan langsung dari USB Flash Disk. Jika OpenSUSE LiveCD adalah OpenSUSE yang dijalankan langsung dari CD seperti halnya Knoppix, OpenSUSE LiveUSB menggunakan media Flash Disk untuk menjalankannya. Kita hanya perlu mengubah boot device priority pada BIOS atau bisa juga secara langsung pada saat hendak booting (F9, F12 atau F8 tergantung konfigurasi komputer untuk boot device priority).
http://linux.or.id/node/feed











