Bersepeda ke kantor

Dari beberapa minggu ini kegiatan weekendku diisi dengan touring memakai sepeda. bersama teman-teman di Bike to Work Chapter Bali, kami mencoba mencari keringat dan berwisata ketempat-tempat yang mungkin aku sendiri nggak kebayang kalau alam bali masih  menyisakan tempat untuk dinikmati dengan memakai sepeda.

Diawali touring ke arah luwus, akhirnya aku sendiri memantapkan tekad untuk memulai bersepeda kekantor. hal ini aku lakukan minggu lalu dengan menempuh jalur normal ketika aku menggunakan motor. jalur yang aku lalui melewati renon->diponegoro->hasanudin->thamrin->gunung agung->poltabes denpasar->muding->kantor.

Waktu tempuh ketika menggunakan sepeda terpaut hanya 15 sampai 20 menit dibandingkan menggunakan motor. dengan menyisihkan waktu bangun untuk lebih awal, badan jadi lebih seger ketika sampai dikantor dilanjut mandi dan bekerja. so.. mau sehat dengan cara bersepeda..??

Catatan Ketika Bersepeda Ke Kantor.

Alasan :

  • Olah Raga
    Sebagai seorang kacung dan buruh pada sebuah perusahaan, aku dihadapkan dengan pekerjaan yang menjadi rutinitas dalam tiap minggu. 8 jam sehari didepan monitor, pulang untuk istirahat, balek lagi kekantor esok harinya. dan itu berlangsung secara kontinyu. dan waktu untuk menjadi bugar dan sehat dengan berolah raganya kapan.?
    naah.. salah satu solusinya adalah bersepeda. meskipun aku jalanin bersepeda ini masih dalam hitungan 2kali dalam seminggu. tapi setidaknya keingginan untuk berolah raga itu ada. :D. “inget…harta yang paling berharga itu adalah kesehatan.!!”
  • Penghemat’an
    Kalau anda saya tanya, solusi anda apa atas kenaikan BBM dan bahan pokok. sedangkan gaji anda tidak naik.?
    kalau jawabanku yaa berhemat.. 🙂 entah hemat duit bensin, duit service motor, dan hemat-hemat yang laen. tentunya sudah pasti solusi hemat disini adalah  jarang membeli bensin. :D. “kalau dulu uang lebih buat beli bensin, sekarang uang lebih bisa dipake makan. he.he.”
  • Ikutan Kampanye Pemanasan Global
    Sudah paham dampak dari pemanasan global.?? kalau sudah, apa yg bisa untuk membantu hal tersebut.? tentunya adalah mengurangi jumlah emisi yang keluar dari asap kendaraan. dan sudah pasti lagi kalau dengan bersepeda, emisi yg dikeluarkan (entah kentut,keringat,bersin,dll…) masih bisa dikatakan mendukung global warming itu. hmm…. kapan lagi bisa andil dan turut serta dalam kampanye kalau tidak dari diri sendiri. 🙂
  • Hobby
    Jaman aku kecil dulu paling seneng bersepeda kekampung-kampung untuk sekedar jalan-jalan dan berkumpul sama teman. udah gede gini bayangan cerita masa kecil akan langsung berbekas ketika aku sendiri ada diatas sepeda dan melewati persawahan. mmm.. ternyata hobbyku waktu kecil tersambung kembali lewat B2W ini. “inget bapak ngajarin sepeda,inget jatuh kekolam,inget dikejar anjing…. pokoknya nostalgia lengkap akan didapat ketika anda bersepeda”
  • Menambah Teman
    Aku sendiri paling senang untuk bertemu teman baru. entah menggagumi profile teman baruku,bercanda,ataupun berdiskusi. itulah enaknya pertemanan. 😀 prinsipku sendiri, teman itu adalah saudara jauh. apalagi menurut teori darwin kita adalah satu ras dari mahluk yang berdiam di sangeh sana. hi.hi.hi
  • Nambah Pede
    loh.. kok bisa nambah pede.? coba deh.. kalau nggak percaya.
    memakai kacamata item, memakai helm, bersarung tangan, dan menggendong tas yang isinya peralatan tempur dikantor. expresi orang ngeliat… wahh.. org ini hebat banget kekantor bersepeda (“yaa iyalah…aku gituloh”), wahh.. tasnya gede banget, kok kuat seh naek sepeda (“lahh.. situ nggak tau yaa..,didalam tas ini lengkap ada rantang nasi dan lauk pauk. 😀 “).
    itu sedikit pembicaraan orang-orang ketika melihat mahluk bersepeda dikantor. dan kalau bersepeda terus dilihat orang dengan mata jelalatan jangan kaget, entah mereka ngeliat karena kagum, aneh, ataupun dianggap orang gila. 😀 tapi pastinya level pede kita akan bertambah. he.he.he

Tertarik?? dan Merasa Tertantang Untuk Bersepeda Kekantor.??

berikut persiapannya.

  1. Sepeda
    Sudah tentu perangkat wajibnya Gowes’er. anda bisa memilih jenis sepeda dan kisaran harga yang masuk kebudget anda. jenis sepeda dan harga bisa dilihat disini. dari yang harga 500rb sampe puluhan juta rupiah.
  2. Rute Perjalanan
    Pemilihan rute sebagai pertimbangan untuk mencari jalur terdekat atau terjauh tergantung keinginan kita. dan tidak lupa untuk inget-inget posisi tambal ban atau RS terdekat untuk jaga-jaga kalau tiba-tiba anda kepingin pingsan karena kecapek’an. 🙂
  3. Kesiapan Sepeda
    Seperti biasa untuk selalu ngecek kesiapan dan kelayakan fungsi dari beberapa part sepeda. seperti Rem, Transmisi Gear, Tekanan ban, bahkan kalau perlu ban dalam sepeda+pompa tangan.
  4. Perangkat Keamanan
    Ini yang sangat diperlukan untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan ketika kita bersepeda. mungkin juga perangkat vital keselamatan bersepeda.
    – Helm : Sebagai Anti matahari dan Anti benturan
    – Kacamata : Melindungi mata dari terik matahari ataupun debu
    – Baju : Diusahakan warna cerah agar keliatan pengendara kendaraan yg lain.
    – Lampu Penerangan : Bagian belakang lebih berfungsi banyak karena sbg penanda sepeda waktu malam hari.
    – Sarung Tangan : Keringat ditangan biasanya akan mengganggu ketika kita memegang handle bar.
    – Kunci Sepeda : Setidaknya keamanan sepedanya sendiri harus diperhatikan.

Filosofi Sepeda

“Bahwa kesabaran, keuletan dan rasa percaya diri serta yang tak kalah penting bisa mengukur kekuatan diri adalah sesuatu yang harus kita miliki manakala kita sedang mengalami cobaan atau tantangan dalam kehidupan, sama dengan saat kita dihadapkan pada medan tanjakan yang berat. Demikian juga pada saat menurun, kita harus extra waspada dan hati-hati, jangan Eforia, jangan lupa diri, karena disana sama dengan ketika mendapatkan kesenangan dan kemudahan yang diberikan oleh Tuhan YME, jika kita lengah, maka jurang disamping siap untuk mengubur kita kedalam kesengsaraan “

 

“Ketika mengendarai sepeda di medan yang banyak rintangannya maka fokus mata jangan kepada rintangan tersebut, misal batu dan pohon, sebab jika mata kita fokus pada rintangan tersebut maka secara tidak sadar tangan kita akan mengarahkan jalannya sepeda justru ke arah rintangan itu. Jadi dengan kata lain fokuskan mata pada celah atau jalan yang dapat dilewati sepeda. That’s life!!! Jika ingin menuai sukses maka jangan fokuskan diri anda pada masalah atau halangan, tetapi pusatkan saja perhatian pada peluang, solusi, atau jalan keluar.”

Quote

ayo bersepeda, bersepeda kemana mana, ke kantor, ke rumah..

kurangi polusi..

kurangi pencemaran..

selamatkan lingkungan,

selamatkan bumi,

selamatkan diri.

About Me My Self

Hanya seseorang yang belajar untuk mencari sesuatu yang mungkin akan menjadikannya sesuatu yang akan berguna untuk suatu hari nanti.

04. June 2008 by Me My Self
Categories: Bike to Work, Personal | Tags: , , , | 44 comments

Comments (44)

Leave a Reply

Required fields are marked *


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.