Mengapa Ingin Membaca Buku Lain.?

Ada beberapa kemungkinan.

Kemungkinan pertama adalah, tidak tahu dan tidak sadar kalau sebetulnya kita sudah punya ‘buku’ sendiri untuk dibaca, ditelaah, dicermati, lebih didalami dan dipahami baik-baik. Dimana kemungkinan ini sangat besar.
Kemungkinan yang kedua, yang melibatkan hanya segelintir orang saja, adalah merasa buku kita sendiri masih belum mencukupi, masih banyak kekurangannya, dan berharap bisa mengisi kekurangan itu bisa terlengkapi dari buku orang lain.
Kemungkinan ketiga adalah tidak merasa puas dengan buku sendiri. Yang ini sangat mirip dengan yang sebelumnya; bedanya mungkin hanya pada lebih tingginya kadar keserakahannya ketimbang ketidak-percayaan-diri yang lebih berperan pada yang sebelumnya.
Kemungkinan keempat adalah adanya niat untuk membandingkan. Yang ini sudah tahu betul isi bukunya, dan merasa kalau bukunya itu sudah lengkap, sudah memuat apa yang perlu dimuat, sudah berisi apa yang perlu diisi. Ia sebetulnya tak merasa perlu lagi tambahan atas isi bukunya itu, namun masih punya keinginan membandingkan cara penyajiannya misalnya.

Nah…sekarang mari kita lihat, tanyai diri kita masing-masing; termasuk yang manakah kita ini? Masuk kelompok keempat, ketiga atau kedua, ataukah yang pertama? Namun jangan salah; “merasa” sudah punya buku belum tentu berarti benar-benar sudah punya buku;
demikian juga halnya “merasa” bukunya sudah lengkap, sempurna, tak kurang suatu apapun. Dan kelihatannya, yang seperti ini tidak jauh lebih sedikit ketimbang yang tidak tahu kalau sudah punya buku sendiri.

About Me My Self

Hanya seseorang yang belajar untuk mencari sesuatu yang mungkin akan menjadikannya sesuatu yang akan berguna untuk suatu hari nanti.

05. October 2007 by Me My Self
Categories: Personal | Tags: , , | 7 comments

Comments (7)

  1. Judulnya sih ringan tapi isinya ruarr.. biasa.. dalem. keren brur.. lumayan buat introspeksi diri. 😀

  2. Wisdom yang ingin ditulis, tak akan pernah muat dalam satu buku.

    Ibaratnya Wisdom tsb seluas samudra. Buku, cuma seember. Kenapa ember? Karena cuma seember itulah kemampuan manusia penulis buku melakukan komprehensi.

    Dan kalau Wisdomnya memang seluas samudra, maka pasti akan ada ember lain yang menceritakan tentang wisdom tsb, karena sifat wisdomnya sendiri memang tidak terhingga.

  3. mohon maaf lahir dan batin

  4. lalu, kalau baca blog orang lain kira2 kenapa?
    1. biar dikunjungi balik
    2. karena ga ada kerjaan
    3. karena pengen terkenal
    4. karena menghabiskan kuota langganan bulanan
    5. kembali ke alasan2 di atasnya

  5. Kalo aku sie…
    buku laen buat variasi, playboy edisi bulan ini ama penthouse bulang ini isinya beda2 tapi sama menariknya 😀

    :))

    make sense :-> keep on spirit bro

  6. kemungkinan kelima: ikut-an
    Harry Potter launching – ber-ratus2 orang antri beli – coba kita tanya mereka yang beli, apa sempat baca sampai habis buku setebel harry potter?

    Not only in books – but in many life situation, we (human) tend to follow the crowd…..we call it ‘herd mentality’

    salam,
    Mang Ming….

  7. terimaksih infonya…salam kunjungan

Leave a Reply

Required fields are marked *